Anggaran Tunjangan Penghasilan Guru Naik jadi Rp58 Triliun di 2018

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Oct 2017 17:08 WIB
rapbn 2018
Anggaran Tunjangan Penghasilan Guru Naik jadi Rp58 Triliun di 2018
Illustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menaikkan alokasi anggaran untuk tunjangan profesi guru (TPG) dari Rp55,57 triliun dalam APBNP tahun ini menjadi Rp58,29 triliun di RAPBN 2018 atau mengalami kenaikan Rp2,72 triliun.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan kenaikan alokasi tersebut sejalan dengan penambahan jumlah guru yang tersertifikasi.

Meskipun memang diakui Boedi secara jumlah guru mengalami penurunan karena berbagai alasan. Jumlah guru yang tersertifikasi untuk tahun depan yakni 1.230.282 guru. Sedangkan tahun ini 1.310.696 guru.

"Mungkin karena ada yang sudah pensiun dan lain-lain," kata Boedi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 9 Oktober 2017.

Meskipun anggaran meningkat disaat turunya jumlah guru, Boedi menjelaskan hal tersebut dikarenakan besaran yang diberikan pada setiap tingkatan sertifikasi berbeda-beda baik untuk SD, SMP, dan SMA. Jadi akan sangat tergantung pada berapa jumlah guru di masing-masing tingkatan.

Sementara itu, dengan bertambahnya jumlah guru yang bersertifikat, maka anggaran untuk tambahan penghasilan guru untuk tahun depan berkurang dari Rp1,4 triliun menjadi Rp978,11 miliar.

Boedi mengatakan, tambahan penghasilan guru diberikan bagi guru yang belum bersertifikat. Adapun jumlah guru yang belum bersertifikat menurun dari 405.615 guru menjadi 265.038 guru.

"Untuk tambahan penghasilan, setiap guru akan mendapatkan Rp250 ribu per bulan," jelas Boediarso.





(SAW)