Anggaran Subsidi Listrik 2018 Naik Meski Jumlah Penerima Dikurangi

Suci Sedya Utami    •    Sabtu, 17 Jun 2017 10:08 WIB
subsidi listrik
Anggaran Subsidi Listrik 2018 Naik Meski Jumlah Penerima Dikurangi
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengusulkan anggaran subsidi listrik untuk 2018 meningkat dari Rp45 triliun tahun ini menjadi sekitar Rp52 triliun untuk tahun depan. Padahal, Pemerintah saat ini sedang mencoba mengurangi jumlah penerima subsidi untuk golongan 900 VA.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menjelaskan, naiknya anggaran subsidi listrik tahun depan dipengaruhi oleh perubahan harga minyak Indonesia (ICP) yang mana dalam anggaran pendapatan dan belanja (APBN) 2017 ditetapkan USD45 per barel. Sedangkan, dalam usulan Rancangan APBN 2018 pemerintah menaruh kisaran USD45-USD60 per barel.

Baca: 3 Komponen Penentu jadi Alasan Subsidi Listrik Naik

"Kalau ICP lebih tinggi kemungkinan menambah beban subsidi," kata Askolani usai diskusi bertajuk subsidi listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Jumat 16 Juni 2017.

Selain kenaikan ICP, asumsi nilai tukar Rupiah juga ikut mempengaruhi. Tahun ini Rupiah diasumsikan dalam APBN sebesar Rp13.300 per USD. Sedangkan, tahun depan dalam RAPBN diusulkan Rp13.500-Rp13.800 per USD.

Dia mengatakan memang pemerintah tahun ini mulai tengah mengurangi jumlah penerima subsidi untuk golongan 900 VA dengan menerapkan harga normal dan juga yang golongan 450 VA dengan tujuan pemerataan. Namun, meski jumlah penerima dikurangi, lanjut Askolani, adanya perubahan parameter naiknya  ICP dan Rupiah yang diperkirakan cenderung melemah akan sangat mempengaruhi besaran pagu subsidi.

"Dia (anggaran subsidi listrik) naik karena harga minyak naik, lalu depresiasi Rupiah," jelas Askolani.

 


(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

13 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA