BKPM Sosialisasi Perizinan Daring ke 163 Investor Korsel

Husen Miftahudin    •    Rabu, 01 Aug 2018 21:10 WIB
bkpmperizinan
BKPM Sosialisasi Perizinan Daring ke 163 Investor Korsel
BKPM Sosialisasi Perizinan Daring ke 163 Investor Korsel. (FOTO: dok BKPM)

Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus menyosialisasikan sistem perizinan daring satu pintu atau online single submission (OSS). Langkah itu untuk mempermudah para investor mengurus perizinan usaha dan investasi di Tanah Air.

Kali ini, Kedeputian Bidang Promosi Penanaman Modal melakukan sosialisasi kepada 163 investor dari Korea Selatan (Korsel). Kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Andi Maulana, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memperjelas pemahaman terhadap program yang diluncurkan oleh pemerintah pada 8 Juli 2018 tersebut.

"Dari beberapa feedback yang masuk dari investor internasional, mereka masih belum sepenuhnya memahami kemudahan yang ditawarkan oleh OSS. Ini tujuan kami melaksanakan kegiatan ini," ujar Andi dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018.

Beberapa peserta investor asal Negeri Ginseng itu hadir mewakili perusahaan-perusahaan ternama di Korsel. Menurut Andi, kegiatan sosialisasi OSS disambut antusias oleh investor Korsel.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Azhar Lubis menambahkan, pihaknya siap membantu investor dalam mengoperasikan OSS. "Sistem yang baru ini dapat memberikan kemudahan bagi pelayanan di Indonesia," lanjutnya.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Farah Ratnadewi Indriani bilang, pelayanan berinvestasi di Indonesia kini mengalami perubahan mendasar. Di samping standardisasi yang sama antara pemerintah daerah dan pusat, OSS juga melakukan simplifikasi terhadap berbagai persyaratan yang dibutuhkan.

"Simplifikasi yang dilakukan menggunakan metode HGSL (Hapus, Gabung, Sederhanakan, dan Limpahkan). Dari situ, sektor ESDM yang sebelumnya 43 perizinan dan 30 nonperizinan, kini menjadi enam perizinan dan tiga nonperizinan," jelas Farah.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Pelayanan Aplikasi BKPM Husen Maulana juga melakukan simulasi langsung di depan para investor untuk menunjukkan secara langsung kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh OSS.

 


(AHL)