BI Mewaspadai Kenaikan Suku Bunga the Fed pada Juni

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 12 May 2017 15:47 WIB
bank indonesiathe fed
BI Mewaspadai Kenaikan Suku Bunga the Fed pada Juni
Gedung The Fed. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mewaspadai rencana kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, the Fed, pada Juni mendatang. Rencana ini setidaknya dapat diantisipasi secara dini sehingga dampak yang ditimbulkan tidak akan terlalu buruk.

Gubernur BI Agus Martowardojo, mengatakan kepastian kenaikan Fed Fund Rate (FFR) didapat ketika dirinya bertemu dengan perwakilan the Fed di sela-sela pertemuan ASEAN+3 di Yokohama, Jepang, awal bulan ini.

"Kita memang harus perhatikan tentang FFR dan FFR ini kita sekarang sudah dapatkan kepastian bahwa di Juni akan naik dan ini bagus. Artinya komunikasi mereka baik," ujarnya di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 12 Mei 2017.

Baca: The Fed Sebut Berada di Laju Kenaikan Suku Bunga

Dengan kepastian itu, lanjut dia, maka kenaikan FFR untuk tahun ini bisa jadi sebanyak tiga kali, setelah kenaikan pertama pada Maret lalu. Sementara untuk tahun depan, suku bunga AS ditaksir naik hingga paling tidak sebanyak tiga kali juga.

"Jadi kita sudah harus bersiap diri untuk kondisi di mana terjadi peningkatan bunga FFR, khususnya (berdampak pada kenaikan) dolar AS. Dan ini tentu berdampak pada stabilitas sistem keuangan karena akan dilakukan secara dua, tiga tahun ke depan kenaikan itu," jelas dia.

Selain kenaikan FFR, BI juga mewaspadai rencana penyesuaian neraca bank sentral AS. Sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh the Fed, normalisasi balance sheet akan dilakukan secara bertahap dan dapat diprediksi sejak awal.

"Jadi kita sambut baik, kita paham bahwa itu harus diturunkan tetapi mereka juga mengatakan kita tidak akan menurunkannya terburu-buru. Kita akan memastikan bahwa dibandingkan 2016, itu akan menurun, tapi kalau dibandingkan kondisi krisis, itu akan lebih tinggi dari itu," pungkasnya.

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

18 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA