BPKH Kelola Rp113 Triliun Dana Haji Selama 2018

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 24 Jan 2019 15:45 WIB
dana haji
BPKH Kelola Rp113 Triliun Dana Haji Selama 2018
Kepala BPKH Anggito Abimanyu. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyebut dana haji yang dikelola sepanjang 2018 mencapai Rp113 triliun. Dana haji yang dikelola BPKH melebihi target yang direncanakan yakni Rp111,8 triliun.

"Pencapaian tersebut juga diikuti dengan bertambahnya jumlah calon jemaah haji baru sebanyak 664 ribu orang atau meningkat 120 persen," kata Kepala BPKH Anggito Abimanyu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.

Calon jemaah haji baru melebihi dari 2017 sebesar 550 ribu. Pada 2012, calon jemaah haji pernah mencapai 700 ribu karena ada dana talangan. Namun karena saat ini tidak ada dana talangan, jumlah 664 ribu terbilang cukup besar.

Selain itu BPKH juga melakukan penghematan biaya tidak langsung (indirect cost) sebesar Rp224 miliar. Sementara dana haji yang dikelola BPKH menyumbang 32 persen dari total dana pihak ketiga (DPK) Bank Umum Syariah.

"Kurang lebih 32 persen dari DPK di Bank Umum Syariah maupun Unit Usaha Syariah. Jadi Alhamdulillah dana yang terkumpul tersebar ke 31 bank, jumlah yang besar," jelas dia.

Dirinya menambahkan tahun ini ditargetkan dana kelolaan BPKH bisa mencapai Rp121 triliun. Sedangkan jemaah haji baru diperkirakan bisa mencapai 700 ribu, didukung jumlah penduduk yang wajib haji namun belum mendaftar.

"Saat ini jumlah penduduk yang wajib haji namun belum mendaftar masih dalam jumlah besar. Tercatat masih terdapat sekitar 13 juta calon haji yang belum mendaftarkan," pungkasnya.

 


(AHL)