Kemenkeu Kawal K/L & Pemda Kelola Keuangan Negara

Desi Angriani    •    Selasa, 20 Sep 2016 15:53 WIB
laporan keuangan
Kemenkeu Kawal K/L & Pemda Kelola Keuangan Negara
Menkeu Sri Mulyani. (FOTO: MTVN/Githa Farahdina)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus mendampingi seluruh kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (pemda) agar mampu optimal dalam mengelola keuangan negara.

Demikian ditegaskan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat peresmian rapat akuntansi dan pengelolaan keuangan pemerintah 2016, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

"Kami di Kemenkeu akan bersama-sama terus mendampingi seluruh K/L dan pemda agar semuanya mampu mengelola keuangan negara secara baik, secara bijaksana, prudent, serta akuntabilitas yang berdasarkan pada tata kelola yang baik," ujar Sri Mulyani.

Hal ini mengacu pada rapat kerja nasional (rakernas) akuntansi dan pengelolaan keuangan pemerintah 2016 yang dilaksanakan berdasarkan tiga perundang-undangan. Yakni di bidang keuangan negara yaitu UU 17/2003 di bidang keuangan negara dan UU 1/2004 tentang perbendaharaan negara serta UU 15/2004 tentang pemeriksaan dan pengelolaan tanggung jawab keuangan negara.

"Itu adalah tiga perundang-undangan yang menjadi landasan bagi pengelolaan keuangan negara. Yang diharapkan bisa berjalan secara tertib, efisien, ekonomis, termasuk dalam hal itu adalah pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara," jelas wanita yang akrab disapa Ani ini.

Menurut dia, sesuai dengan tema pembangunan yaitu nawacita, di mana pembangunan dan pengelolaan keuangan negara ditujukan untuk mendukung tujuan-tujuan pembangunan nasional, yaitu pengentasan kemiskinan dan mempercepat penyediaan infrastruktur, tentu diharapkan dalam mengelola keuangan negara tidak hanya berorientasi kepada laporan keuangan yang baik. Tetapi juga agar keuangan negara bisa digunakan secara efektif di dalam rangka mencapai tujuan pembangunan tersebut.

Ani memaparkan, rakernas ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dari seluruh pimpinan K/L, gubernur, bupati, dan wali kota, tidak hanya dari sisi memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara, namun juga kualitas di dalam menggunakan keuangan negara itu untuk mencapai tujuan pembangunan.

"Jadi ini tujuannya lebih dari sekadar laporan keuangan. Rakernas ini juga untuk bersama-sama mewujudkan strategi pengelolaan keuangan karena terutama dimandatkan oleh UU Keuangan Negara, berubah dari sistem kas menjadi akrual," bebernya.

Sehingga, tambah dia, ini akan merupakan suatu perubahan yang akan disosialisasikan dan diperbaiki kemampuannya bagi seluruh K/L dan pemerintah daerah untuk bisa mengelola berdasarkan azas akuntansi dan memang berlaku di banyak negara di dunia ini.

"Kita juga berharap makin banyak masyarakat yang memahami bagaimana membaca laporan keuangan ini. Sehingga dia mampu menjadi bagian dari akuntabilitas yang efektif," urai dia.

Sri Mulyani menambahkan, informasi dari laporan keuangan tersebut bisa membantu memahami bagaimana APBN dan APBD digunakan atau di mana uang itu diterima, pajak maupun bukan pajak, bagaimana uang tersebut dialokasikan, serta digunakan untuk mendanai berbagai kegiatan pemerintah baik yang sifatnya pembayaran gaji sampai kepada pembelian barang dan juga belanja-belanja investasi termasuk bantuan sosial untuk pengentasan kemiskinan.

Dengan informasi yang dapat dipahami oleh masyarakat, ujarnya, maka masyarakat kemudian bisa membantu mengontrol terutama dari sisi kualitas. Apabila anggaran sebesar ini telah dinikmati oleh masyarakat, maka mereka juga bisa memberikan feedback kepada semua pihak agar pembuat kebijakan menggunakan feedback masyarakat maupun laporan keuangan itu untuk memperbaiki kebijakan setiap tahun.

"Saya rasa ini adalah sebuah siklus yang sangat berguna dan amat kita harapkan sehingga masyarakat juga bisa menyampaikan baik ke pemerintah maupun ke dewan pada saat kita membahas anggaran-anggaran ini. Semakin hari semakin efektif membangun Indonesia membantu segala lapisan sosial dan membantu menaikkan kondisi perekonomian indonesia. Ini hal yang luar biasa penting di dalam siklus pelaporan," pungkasnya.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA