Tax Holiday Membuat Sektor Industri Menjadi Pionir Investasi

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 11 Apr 2018 06:25 WIB
tax holiday
<i>Tax Holiday</i> Membuat Sektor Industri Menjadi Pionir Investasi
Menperin Airlangga Hartarto. (ANT/Wahyu Putro).

Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjelaskan implementasi pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) atau tax holiday dapat menarik inevstasi di bidang industri. Hal tersebut terkait  Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 tahun 2018  yang telah diundangkan pada 4 April 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan mekanisme pemberian tax holiday yang telah dibahas bersama di tingkat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan ini, diharapkan sebagai salah satu insentif fiskal yang diinginkan oleh para investor khususnya sektor industri.

"Saat ini prosesnya bisa lebih jelas, investasi untuk industri apa saja dengan nilai berapa," ujarnya melalui keterangan pers, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.

Ia menambahkan, adanya fasilitas fiskal tersebut dapat mendorong ekonomi Indonesia yang berbasis anggaran pemerintah sebesar 15 sampai 20 persen dan 80 persen adalah pihak swasta.

Oleh karena itu, guna memacu pihak swasta dapat mendorong perekonomian nasional, salah satunya melalui peningkatan investasi di dalam negeri. “Investasi ini bisa masuk, kalau pemerintah memberikan fasiltas fiskal, seperti yang kami dorong yaitu tax holiday,” tambahnya

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan perubahan kebijakan tax holiday ini ditujukan bagi industri hulu yang berinvestasi dengan nominal di atas Rp30 triliun maka akan didapatkan pembebasan PPh badan selama 20 tahun.

"Dengan peraturan yang baru keluar, kalau investasinya di atas Rp30 triliun bisa dapatkan tax holiday 20 tahun," kata Suahasil di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Maret 2018.

Suahasil mengatakan dalam aturan yang baru nantinya, terdapat layer atau tingkatan sebagai berikut:

- Investasi Rp500 miliar hingga Rp1 triliun akan mendapatkan pembebasan PPh selama lima tahun.
- Investasi Rp1 triliun hingga Rp5 triliun akan mendapatkan pembebasan PPh selama tujuh tahun.
- Investasi Rp5 triliun hingga Rp15 triliun  akan mendapatkan pembebasan PPh selama 10 tahun.
- Investasi Rp15 triliun hingga Rp30 triliun akan mendapatkan pembebasan PPh selama 15 tahun.
- Sisanya di atas Rp30 triliun akan mendapatkan pembebasan PPh selama 20 persen.
- Apabila sudah lewat dari 20 tahun maka akan ada penambahan dua tahun dengan bebas PPh 50 persen.

 


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA