Harus Bayar Utang, CAD Kuartal II Diperkirakan Naik 2%

   •    Senin, 19 Jun 2017 16:06 WIB
defisit transaksi berjalan
Harus Bayar Utang, CAD Kuartal II Diperkirakan Naik 2%
Gubernur BI Agus Martowardojo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) memperkirakan adanya kenaikan defisit transaksi berjalan current account deficit (CAD) di kuartal II-2017.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo menyebutkan CAD pada kuartal II diperkirakan akan melonjak ke angka dua persen dari produk domestik bruto (PDB). Sedangkan dia kuartal I CAD sebesar satu persen dari PDB.

"Di Q2 diperkirakan dua persen," kata Agus ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.

Dia mengatakan, peningkatan tersebut terjadi lantaran adanya outflow yang cukup besar. Agus bilang, outlow terjadi karena adanya permintaan untuk impor sejumlah barang dalam rangka mengamankan stok Lebaran.

Lalu ada juga dampak dari pembayaran bunga utang yang harus dibayarkan ke luar negeri maupun pembayaran dividen.

"Kami tahu kalau di Q2 setiap tahun tekaman Rupiah itu cukup besar (keluar)," ujar mantan Menteri Keuangan ini.

Lebih jauh Agus menambahkan, untuk sepanjang 2017, BI memperkirakan CAD ada pada level 1,8 persen dari PDB. "Jadi menunjukkan CAD yang terjaga dengan baik," jelas dia.


(SAW)