DJBC Diminta Beri Kemudahan UMKM Dapatkan Bahan Baku

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 08 Nov 2017 12:49 WIB
ukmumkmekonomi indonesiabea cukai
DJBC Diminta Beri Kemudahan UMKM Dapatkan Bahan Baku
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menginstruksikan Direktorat Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Adapun hal itu bukan hanya pada pelaku usaha besar, namun juga untuk skala menengah dan kecil atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam pengarahannya di acara Rakorgab Bea Cukai, Ani sapaan akrab Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa dirinya memahami dalam menjalankan penanganan program impor terdapat risiko yang amat tinggi dan DJBC Kemenkeu juga masih harus bergulat pada dua sisi.

Di satu sisi, kata Ani, banyak pengusaha yang berterima kasih karena dengan penanganan impor berisiko tinggi membuat orderan terhadap produk mereka meningkat. Sebab, impor berisiko tinggi selama ini kebanyakan merupakan kegiatan ilegal dan merugikan para pengusaha nasional.

Di sisi lain, lanjut Ani, penanganan impor berisiko tinggi menyebabkan beberapa pengusaha tidak bisa mendapat bahan baku. "Jadi pergulatan saat ini terkait legal itu mudah tapi ternyata tidak mudah. Saya tahu Anda masih bergulat dengan itu," kata Ani, di Kantor Pusat DJBC, Jakarta Timur, Rabu 8 November 2017.

Adapun kebanyakan yang mengalami kesulitan bahan baku yakni pengusaha kelas menengah dan kecil. Oleh karenanya, dirinya meminta, jajaran DJBC Kemenkeu untuk proaktif turun ke masyarakat dan melihat kondisi riil yang terjadi. DJBC Kemenkeu harus mampu melihat peta kebutuhan masyarakat.

"Kalau ada perusahaan sekecil apapun tapi legitimate dan butuh bahan baku meski dalam jumlah tidak banyak maka saya minta DJBC bisa melayani," ujar dia.

Ia berharap jangan sampai ada anggapan DJBC hanya melayani perusahaan besar, tapi begitu masuk ke perusahaan menengah dan kecil maka perananya kecil. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengingatkan ketahanan ekonomi Indonesia didukung oleh banyaknya perusahaan kecil dan menengah.

Jadi, masih kata Ani, jika pemerintah tidak menberikan pelayanan terbaik pada mereka maka sama saja memberikan kerapuhan pada ekonomi. "Jadi saya minta Pak Dirjen Bea Cukai memberikan pelayanan juga pada yang menengah dan kecil tanpa membeda-bedakan," pungkas dia.


(ABD)