Anggaran DAU Naik di 2018, Maluku Bakal Mendapat Kucuran Paling Tinggi

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Oct 2017 19:45 WIB
rapbn 2018
Anggaran DAU Naik di 2018, Maluku Bakal Mendapat Kucuran Paling Tinggi
Illustrasi. MI/Susanto Santo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah meningkatkan pagu dana alokasi umum (DAU) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

Pada postur sementara, anggaran DAU yang disepakati yakni sebesar Rp405,1 triliun atau meningkat dari usulan awal Rp398,1 triliun atau bahkan dari tahun 2017 yang sebesar Rp398,5 triliun.

Dari kenaikan tersebut, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan Maluku menjadi  provinsi yang mengalami DAU paling tinggi.

"Maluku akan mengalami kenaikan signifikan dari daerah lainnya," kata Boediarso dalam rapat kerja bersama Panja Banggar DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 9 Oktober 2017.

Boediarso menyebutkan kenaikan DAU untuk Maluku mencapai Rp107 miliar. Sementara saat ini DAU untuk Maluku yakni sebesar Rp141 miliar. Kenaikan tersebut, dia bilang karena Maluku berupa daerah kepulauan, sehingga luas laut pun ikut dihitung 100 persen.

Adapun daerah yang mengalami kenaikan yakni sebanyak 21 provinsi. Sementara 12 provinsi tetap. Serta terdapat satu provinsi yang tidak dikucurkan DAU yakni DKI Jakarta.

Untuk DKI Jakarta, Boedi bilang kapasitas fiskal daerah tersebut melebihi kebutuhan fiskalnya atau dengan kata lain pendapatan asli daerah (PAD) DKI sangat besar dan dinikai cukup untuk membiayai belanja. Namun demikian DKI tetap mendapatkan dana bagi hasil (DBH) pajak.

'Mereka yang kapasitas fiskalnya tinggi, baik dari PAD maupun dari bagi hasil (DBH) pajak, hampir 80 persen di DKI. Karena itu DBH pph sangat besar. Artinya dia bisa mandiri tapi tetap dapat DBH pajak," jelas Boedi.

Adapun untuk kabupaten atau kota, terdapat 291 daerah yang mengalami kenaikan dan 217 daerah yang alokasinya tetap.



(SAW)