Pekerja Konstruksi Diminta tak Berhenti pada Selembar Sertifikat

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 19 Oct 2017 13:37 WIB
konstruksi
Pekerja Konstruksi Diminta tak Berhenti pada Selembar Sertifikat
Presiden Jokowi. Foto: Dok/Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Sertifikasi buat tenaga kerja konstruksi sangat penting untuk meningkatkan kualitasnya. Tapi, tenaga kerja konstruksi diminta tak berhenti berinovasi setelah mendapatkan sertifikasi dari pemerintah.

"Penjaminan mutu tenaga kerja konstruksi dilakukan dengan terus menerus dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena setiap saat teknologi berubah, mengingat kemajuan teknologi yang sangat cepat berubahnya termasuk bidang konstruksi," kata Jokowi dalam peresmian pembukaan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi serentak di seluruh Indonesia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 19 Oktober 2017.

Jokowi meminta program percepatan pembangunan infrastruktur juga tidak dijadikan ajang jual beli sertifikat. Sehingga, pemberian sertifikat kepada pekerja tidak berdampak pada mutu dan kualitas standar konstruksi bangunan.

"Tujuan utamanya adalah mutu kualitas standar dan standar yang ada. Itu yang bisa saya sampaikan," ucap dia.


Seorang pekerja tengah mengerjakan konstruksi pembesian untuk pembuatan jembatan layang tol Pandaan-Malang di Lemahbang, Sukorejo, Pasuruan, Kamis (30/3/2017). Foto: MI/Abdus Syukur

Bekas Gubernur DKI Jakarta itu pun menilai pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang handal, terlatih dan terampil. Dengan SDM terlatih dan terampil, kata dia, akan membuat pembangunan infrastruktur berkualitas.

"Kita juga perlu menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang terlatih, yang terampil dan bersertifikat," kata dia.


(MBM)