Penerapan OSS di Bawah Kemenko Ekonomi

   •    Jumat, 08 Jun 2018 10:05 WIB
perizinanptsp
Penerapan OSS di Bawah Kemenko Ekonomi
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Pemerintah terus berupaya memudahkan iklim investasi. Salah satu caranya dengan memudahkan masalah perizinan. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha, lantas dibentuk sistem perizinan terinteg-rasi secara elektronik (Online Single Submission/OSS).

Penerapan sistem itu di bawah komando Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. "Ini sebenarnya tinggal meminta waktu ke Presiden, bisanya kapan (diterapkan). Presiden juga sudah setujui pelaksanaan awal OSS akan berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," ujar Darmin dalam rapat kerja bersama Banggar DPR, Jakarta, Senayan, Kamis, 7 Juni 2018.

Semestinya, pelaksanaan OSS berada di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun BKPM, kata Darmin, mengaku belum siap sehingga selama enam bulan implementasi OSS berada di bawah pengawasan kementeriannya. Waktu enam bulan merupakan permintaan BKPM untuk mempersiapkan berbagai aspek pendukung untuk menjalankan OSS. Sebagai tahap awal, lanjut dia, operasional OSS terutama dari sumber daya manusia (SDM) akan dibantu dari Indonesia National Single Window (INSW).

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menggarisbawahi urgensi implementasi OSS sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan angka kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) di Indonesia ke posisi 40 pada tahun depan. Dari sisi global competitiveness index, Indonesia makin lebih baik ketimbang negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina.

Dalam mengoptimalkan fungsi OSS sekaligus reformasi regulasi berusaha, menurut Darmin, pihaknya membutuhkan tambahan anggaran pada 2019 sebesar Rp53,33 miliar. Adapun secara keseluruhan, kebutuhan anggaran kementerian yang dipimpinnya mencapai Rp482,68 miliar. (Media Indonesia)

 


(AHL)


Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

14 hours Ago

Pailitnya Sariwangi menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan. Padahal, Sariwangi telah …

BERITA LAINNYA