Penurunan BI 7 Day Repo Rate Dinilai Gairahkan Pasar

Angga Bratadharma    •    Kamis, 22 Sep 2016 19:14 WIB
bi rate
Penurunan BI 7 Day Repo Rate Dinilai Gairahkan Pasar
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Rafas. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Metrotvnews.com, Belitung: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri menilai keputusan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan BI 7 Day Repo Rate sebanyak 25 basis poin (bps) dari 5,25 persen menjadi lima persen memberi dampak terhadap semakin bergairahnya pasar.

"Tentu (penurunan BI 7 Day Repo Rate) akan menimbulkan gairah di pasar atas pelonggaran daripada kebijakan di bidang moneter," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Rafas, kepada Metrotvnews.com, ditemui di sela-sela Media Training Bank Mandiri 2016, di Belitung, Kamis (22/9/2016).

Bahkan, lanjutnya, turunnya BI 7 Day Repo Rate itu akan memperbaiki atau menambah kekuatan terhadap pasar keuangan di Tanah Air. Namun, tidak ditampik keputusan tersebut akan memberi efek kepada transmisi turunnya tingkat suku bunga kredit, tentu dengan beberapa pertimbangan.

"Itu kan hanya salah satu faktor dari sumber pendanaan. Sumber pendanaan bank tidak hanya di situ saja. Hanya memang memberi sinyal bahwa bunga kredit bank bisa turun," tutur Rohan.

Kendati akan memberi efek terhadap turunnya tingkat suku bunga kredit, namun Rohan menegaskan bahwa Bank Mandiri harus melakukan kajian terlebih dahulu atas turunnya BI 7 Day Repo Rate tersebut. Adapun imbasnya atas makroekonomi adalah ada potensi naiknya permintaan akan kredit.

"Dua bulan lalu seluruh bunga kredit kita rata-rata sudah di bawah 10 persen. Sudah single digit. Tapi, kan ini rata-rata. Artinya ada yang saya kasih delapan persen ada yang 11 persen. Kalau dia cash management sama saya, saya kasih delapan persen. Kalau dia tidak maka 11 persen. Kurang lebih begitu," tutur Rohan.

Di sisi lain, Rohan menambahkan, turunnya BI 7 Day Repo Rate akan memengaruhi turunnya tingkat suku bunga deposito. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara rinci apakah Bank Mandiri akan menurunkan suku bunga deposito karena BI telah melonggarkan kebijakan moneter.

"Pelonggaran tidak serta merta akan mengerek suku bunga kredit turun. Tapi, arahnya suku bunga deposito akan turun. Kalau di Bank Mandiri, deposito porsinya 38 persen dan dana murah 62 persen. Karenanya kami menurunkan suku bunga kredit," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penurunan BI 7 Day Repo Rate tidak akan mempercepat secara signifikan penyaluran kredit sampai akhir 2016. Setidaknya, dampak itu akan sangat terasa pada 2017.

"Ini tidak akan mengejar pertumbuhan kredit sampai Desember. Kalau terdongkrak katakan target Bank Mandiri 11 persen paling jadi 11,5 persen atau 12 persen. Tidak signifikan. Dampaknya di 2017," tukasnya.

Sebelumnya, BI memutuskan untuk menurunkan BI 7 day reverse repo rate sebesar 25 basis poin. Sebelumnya BI 7 days reverse repo rate berada pada posisi 5,25 persen sehingga diturunkan menjadi lima persen.

"Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk menurunkan BI 7 day reverse repo rate sebesar 25 bps dari 5,25 menjadi lima persen," kata Gubernur BI Agus Martowardojo.

Dengan penurunan ini, bank sentral juga memutuskan untuk menurunkan deposit facility maupun lending facility masing-masing 25 bps. Deposit facility diturunkan menjadi 4,25 persen, sementara lending facility menjadi 5,75 yang akan berlaku, besok, 23 September 2016.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA