Sri Mulyani Pantau Data Paradise Papers

Suci Sedya Utami    •    Senin, 06 Nov 2017 20:47 WIB
paradise paper
Sri Mulyani Pantau Data Paradise Papers
Menkeu Sri Mulyani. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sederet nama pengusaha dan pejabat Indonesia terseret dalam dokumen Paradise Papers yang diungkap oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Menteri Keuangan Si Mulyani Indrawati turut mencermati data yang terbongkar tersebut. Sebab kebanyakan dari nama yang diungkap mencoba melakukan praktik penghindaran pajak ke wilayah bebas pajak.

"Pada dasarnya kalau kita melihat dari semua data seperti yang sudah disampaikan untuk kerja sama internasional dan dalam rangka untuk memerangi apa yang disebut flow of fund yang sifatnya elusive atau tidak sesuai dengan aturan hukum itu akan jadi satu perhatian," kata Ani sapaan akrabnya ketika ditemui di kator Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin 6 November 2017.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengindikasikan bahwa saat ini dengan kerja sama internasional yang mana dunia internasional memiliki concern yang sama tentang banyaknya kasus penghindaran pajak, maka tidak ada lagi nantinya yang bisa melakukan penghindaran. Semua akan bisa terbuka.

Lagi pula, lanjut Ani, Indonesia akan segera bergabung dengan Financial Action Task Force (FATF) yakni sebuah badan antarpemerintah yang tujuannya mengembangkan dan mempromosikan kebijakan nasional dan internasinal untuk memerangi pencucian uang dan pendanaan teroris untuk memerangi segala macam bentuk ilusive financing.

"Jadi kalau ada hubunganya dengan perpajakan maka kami gunakan kerjasama internasional," jelas dia.

Sebagai informasi, Paradise Papers merupakan penyelidikan global terhadap aktivitas mencurigakan sejumlah perusahaan dan tokoh berpengaruh di dunia. Konsorsium Investigasi Internasional dan 95 mitra media mengeksplorasi 13,4 juta data bocor dari para penyedia layanan offshore.





(SAW)