Pasar Telah Mengantisipasi Kenaikan The Fed

Suci Sedya Utami    •    Sabtu, 17 Jun 2017 11:28 WIB
the fed
Pasar Telah Mengantisipasi Kenaikan The Fed
Menko Perekonomian Darmin Nasution (tengah). (MTVN/Amal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai kenaikan suku bunga bank sentral AS Fed fund rate (FFR) telah diantisipasi oleh pasar keuangan sehingga tak perlu diikuti oleh Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuan juga.

Pada Rabu kemarin, Fed memang menaikkan tingkat bunga sebesar 25 basis poin dari 1,00 persen menjadi 1,25 persen. Namun, kenaikan tingkat bunga AS tak diikuti oleh BI yang sehari setelahnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-days reverse repo rate di posisi 4,75 persen.

"Artinya kita (BI) tidak perlu meng-adjust karena sebenarnya market itu sudah melakukan adjustment, mem-price in," kata Darmin di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat 16 Juni 2017 malam.

Dia bilang hal tersebut tercermin dari pergerakan nilai tukar Rupiah yang masih terkontrol meski sempat melemah. Namun tak berakibat adanya arus keluar (outflow) besar-besaran.

"Kalau dia outflow pasti sudah jatuh kurs, ini kan tidak," tutur Darmin.

Lebih jauh, mantan Gubernur BI ini haqul yakin saat ini fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat sehingga orang percaya dengan ekonomi Indonesia. Apalagi belum lama ini, Indonesia baru dapat perbaikan peringkat investment grade dari Standard and Poor's (S&P).

Lalu, lanjut dia, Indonesia menjadi negara nomor empat tujuan investasi yang sebelumnya berada di posisi delapan. "Itu semua pendapat pasar," jelas Darmin.

 


(AHL)