Presiden Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Menlu Malaysia

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 11 Aug 2017 16:27 WIB
indonesia-malaysia
Presiden Bahas Kerja Sama Ekonomi dengan Menlu Malaysia
Presiden Joko Widodo menerima Menlu Malaysia Dato Sri Anifah Hj Aman di Istana Merdeka. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli.

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menerima Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Sri Anifah Hj Aman. Dalam pertemuan itu, Presiden membahas kerja sama di bidang ekonomi antara dua negara.

"Malaysia merupakan salah satu mitra yang paling besar untuk perdagangan dan investasi," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden bertemu Menlu Malaysia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

Retno mengatakan, Presiden menyampaikan kepada Menlu Malaysia, nilai perdagangan dari Indonesia ke Malaysia tengah menurun karena efek turunnya harga komoditas global. Kendati bila dilihat dari volume, ada kenaikan. 

"Di tahun 2016 angka perdagangan bilateral kita sudah hampir mencapai USD15 miliar," ucap dia.

Selain kedua masalah itu, Presiden juga turut membahas soal kolaborasi dalam industri kelapa sawit. Hal ini dilakukan lantaran dua negara ini adalah produsen terbesar kelapa sawit.


Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden bertemu Menlu Malaysia di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli.

Retno menjelaskan, pemerintah akan berkolaborasi dengan Malaysia melalui Council of Palm Oil Producing Countries. Dengan sinergi dua negara produsen kelapa sawit ini diharapkan daya tawarnya semakin naik.

Indonesia, kata dia, pun bisa mempromosikan kelapa sawit yang lestari, berkelanjutan, dan merespons kampanye-kampanye hitam yang terus menyerang kelapa sawit.

"Dan kita dari Indonesia sudah menyiapkan banyak sekali hasil riset yang akan kita gunakan untuk men-counter kampanye-kampanye hitam. Kalau itu kita lakukan berdua dengan Malaysia kita yakin dampaknya akan lebih optimal," kata dia.


(OGI)