BI: Pasar Telah Adjustment Kebijakan the Fed

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 17 Mar 2017 15:18 WIB
the fed
BI: Pasar Telah <i>Adjustment</i> Kebijakan the Fed
Bank Indonesia. (FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai kenaikan suku bunga the Fed sebanyak tiga kali di tahun ini sudah diantisipasi dengan baik. Apalagi bank sentral Amerika Serikat (AS) itu sudah mengomunikasikan rencana kenaikan tersebut sebelum mereka melakukannya.

"Jadi pada waktu dari awal Maret atau akhir Februari sudah terbentuk proses adjustment di pasar untuk pesan dari the Fed naiknnya akan tiga kali," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 17 Maret 2017.

Dirinya menambahkan, komunikasi antara the Fed dengan pelaku pasar sudah cukup baik. Dengan begitu ketika mereka menaikkan Fed Fund Rate (FFR) maka tidak ada gejolak di pasar yang justru membuat dolar AS melemah.

"Komunikasi the Fed baik, sehingga waktu kemarin benar naik tidak terjadi gejolak di pasar, malah rupiahnya menguat. Jadi memang yang penting itu komunikasi. Kalau komunikasi ter-deliver dengan baik dan pasar mengerti naiknya tiga kai kalau pasar mengerti enggak apa-apa," jelas dia.




Meski begitu, BI tetap akan mewaspadai adanya gejolak eksternal. Pasalnya jika terjadi gejolak yang tidak diinginkan malah bisa menganggu prospek ekonomi global yang berdampak pada perlambatan ekonomi domestik.

Kondisi eksternal yang harus diwaspadai antara lain kebijakan ekonomi dan perdagangan AS, ekonomi Tiongkok, serta geopolitik di Eropa. Sementara di dalam negeri gejolak terhadap inflasi bisa terjadi karena kenaikan administered price oleh pemerintah.

"Harus terus memonitor situasi, kalaui mau bunga kita enggak ikut naik harus bisa jaga inflasi rendah. Makanya kalau baca release BI cermati kondisi eksternal dan dalam negeri," pungkasnya.


(AHL)

Menkeu: Level Utang Indonesia Masih Aman

Menkeu: Level Utang Indonesia Masih Aman

27 minutes Ago

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan kondisi utang Indonesia masih di level aman jika diband…

BERITA LAINNYA