Pembangunan Infrastruktur Harus Diimbangi Pengembangan Skill

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 11 Nov 2017 12:15 WIB
infrastruktur
Pembangunan Infrastruktur Harus Diimbangi Pengembangan <i>Skill</i>
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi Pramadia)

Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (‎Indef) menyoroti pembangunan infrastruktur yang belum berdampak langsung ke masyarakat. Pasalnya, hal ini tidak diiringi dengan didorongnya sektor industri dalam negeri.

"Bila pembangunan infrastruktur diimbangi dengan didorongnya sektor industri dalam negeri, akan lebih baik," kata ‎Peneliti Indef ‎Ahmad Heri Firdaus ‎di kantor Indef, Jakarta, Jumat 10 November 2017.

Namun bila tidak, maka industri dari luar negeri yang akan memanfaatkan hasil pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Jadi kalau misalnya pembangunan infrastruktur sekarang lagi gencar-gencarnya ini tidak diimbangi dengan pembangunan skill sumber daya manusia (SDM), dengan pembangunan industri, ya kita akan kalah juga," ungkap dia.

Maka dari itu, dia mengharapkan, pemerintah bisa mendorong pembangunan industri dalam negeri di kala tingkat infrastruktur Indonesia sudah meningkat.

"Harusnya yang memanfaatkan (infrastruktur) ini kita duluan, makanya kita siapin dulu sektor-sektor industrinya, tenaga kerjanya. Sehingga kalau itu infrastruktur sudah jadi bisa kita manfaatkan, dan bisa berdampak untuk ekonomi kita," tutur Heri.

Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur di pemerintahan Jokowi saat ini sedang dalam tahap pengerjaan di mana beberapa sedang dikerjakan pemerintah melalui perusahaan BUMN.

‎"Infrastruktur yang dibangun ini kan membutuhkan timelack, tidak langsung berdampak positif pada masyarakat, tapi tunggu dulu sampai jadi," pungkas dia.

 


(AHL)