Erupsi Gunung Agung, Kunjungan Wisman Turun 4,5% di Oktober 2017

Desi Angriani    •    Senin, 04 Dec 2017 18:29 WIB
erupsi gunung agung
Erupsi Gunung Agung, Kunjungan Wisman Turun 4,5% di Oktober 2017
Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Bali. Dok: Istimewa.

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisawatan mancanegara (Wisman) ke Indonesia pada Oktober 2017 mengalami penurunan hingga 4,54 persen. Jumlah tersebut turun menjadi sebesar 1,158 juta dari 1,21 juta wisman pada September lalu.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penurunan jumlah wisman terjadi akibat erupsi Gunung Agung di Bali,  Nusa Tenggara Barat dari beberapa waktu lalu.

"Kalau dilacak Oktober ini tidak ada hari libur, kalau September ada dua hari libur, faktor Oktober karena enggak ada liburan dan Gunung Agung," katanya dalam sebuah konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Namun demikian secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 11,62 juta kunjungan atau naik 23,55 persen (Januari-Oktober) jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 9,40 juta kunjungan.

"Jumlah kunjungan ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui 19 pintu utama sebanyak 10,01 juta kunjungan dan wisman yang berkunjung di luar pintu utama sebanyak 1,61 juta kunjungan," tuturnya.

Tak Terpengaruh

Penurunan jumlah wisman tak berimbas pada turunnya presentasi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia. Pada oktober 2017 TPK mencapai rata-rata 56,93 persen atau naik 0,80 poin dibandingkan dengan TPK oktober 2016 yang tercatat sebesar 56,13 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Oktober 2017 tercatat sebesar 1,92 hari, terjadi kenaikan 0,11 poin jika dibandingkan keadaan Oktober 2016.

Sementara jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Oktober 2017 turut terdampak erupsi Gunung Agung.  Jumlah penumpang pesawat turun 0,38 persen dengan mencapai 7,5 juta orang jika dibandingkan September 2017.  

"Jumlah penumpang tujuan luar negeri turun lima persen menjadi 1,4 juta orang," tambah dia.

Adapun jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Oktober 2017 tercatat 1,5 juta orang atau naik 1,36 persen dibanding September 2017. Jumlah barang yang diangkut naik 1,76 persen menjadi 22,8 juta ton. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Oktober 2017 sebanyak 35,1 juta orang atau naik 7,91 persen dibanding September 2017. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api naik 7,30 persen menjadi 4,1 juta ton.


(SAW)