BKPM Perluas Kemudahan Investasi Konstruksi di 15 Kawasan Industri

Patricia Vicka    •    Selasa, 13 Mar 2018 09:59 WIB
bkpmkawasan industri
BKPM Perluas Kemudahan Investasi Konstruksi di 15 Kawasan Industri
BKPM Perluas Implementasi KLIK di 15 Kawasan Industri. (FOTO: Medcom.id/Patricia Vicka)

Yogyakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperluas implementasi Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) di 15 kawasan industri. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat kemudahan berusaha di Indonesia.

Kepala BPKM Thomas Lembong menjelaskan Klik tahap tiga menyasar 15 kawasan industri yang berada di delapan provinsi dan 12 kabupaten/kota. "Total luas lahan industrinya 1.459,58 hektare," ujar Lembong saat peluncuran perluasan Klik di Hotel Alana Yogyakarta, Senin malam, 12 Maret 2018.

Lokasi 15 kawasan industri ini antara lain berada di kawasan industri Kujang Cikampek Kabupaten Karawang Jawa Barat, kawasan industri Bekasi International Estate Kabupaten Bekasi, kawasan industri Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah, kawasan industri Padang Pariaman di Padang Sumatera Barat, kawasan industri Makkasar Sulawesi Selatan, dan kawasan industri Piyungan, Bantul DIY.

Progam klik tahap tiga ini diluncurkan melanjutkan kesuksesan dua program klik sebelumnya. "Saya kagum dengan keberhasilan dua program klik sebelumnya. Klik yang diluncurkan 2016 telah sukses diterapkan di 32 industri di 10 provinsi dan 16 kabupaten. Total ada sekitar 115 proyek investasi dengan nilai total investasi sebesar Rp130 triliun," jelas dia.

Ia menjelaskan Klik merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada investor setelah memperoleh Pendaftaran Penanaman Modal/Investasi beserta tujuh paket izin. Perusahaan yang sudah mendapatkan fasilitas ini dapat langsung melakukan konstruksi di wilayah industri yang menjadi anggotanya.

"Dengan adanya KLIK seluruh perizinan dapat diproses secara pararel dengan kegiatan konstuksi sebelum perusahaan siap berproduksi," tambah dia.

Program ini amat penting bagi perkembangan ekonomi Indonesia karena investasi yang masuk menjadi sumber lapangan kerja serta dapat lebih mendekatkan industri dengan konsumen dan mempercepat pertumbuhan investasi di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto  menyambut baik peluncuran klik tahap tiga. Menurutnya perkembangan sektor industri modern membutuhkan langkah aktif pemerintah untuk semakin menyediakan lokasi bagi industri.

"Semoga Klik di kawasan industri bisa terus diperluas lagi. Karena kawasan industri adalah ujung tombak perekonomian Indonesia. Sehingga ke depannya tidak ada lagi komplain dari investor susah dapat izin, dapat IMB, izin lingkungan dan izin lainnya," tegas politikus partai Golkar ini.

Hingga kini total sudah ada 47 kawasan industri yang menjadi lokasi implementasi KLIK dengan total luas lahan 14.996,85.

 


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA