Asosiasi Perlampuan Dorong Pemerintah Gunakan Lampu LED

Husen Miftahudin    •    Selasa, 26 Apr 2016 20:47 WIB
lampu jalan
Asosiasi Perlampuan Dorong Pemerintah Gunakan Lampu LED
Illustrasi. MI/PANCA SYURKANI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo meminta pemerintah untuk gunakan lampu Light-Emitting Diode (LED). Selain tahan lama, lampu LED diklaim mampu menghemat anggaran pemerintah dalam penggunaan lampu di tempat-tempat umum.

Dia memperkirakan, penggunaan lampu penerangan jalan di wilayah Jakarta sebanyak 340 ribu buah. Bila setiap lampu jalan menggunakan Lampu Hemat Energi (LHE) sebesar 14 watt, maka dibutuhkan energi listrik sebanyak 4,76 mega watt (mw) dengan hasil penerangan hanya 275,4 juta Light Output atau lumen (lm).

"Sedangkan bila menggunakan lampu LED mampu meningkatkan hasil penerangan yang jauh lebih besar. Dengan jumlah energi yang sama, bisa menghasilkan lumen sebesar 476 juta ," kata Manoppo di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin No 6, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016).

Lampu LED juga diklaim memiliki daya tahan yang lebih lama ketimbang Lampu Hemat Energi (LHE). Jika pemerintah menggunakan lampu LED sebagai penerangan jalan, maka akan menghemat anggaran yang jauh lebih besar.

Manoppo menuturkan bahwa penggunaan lampu LED untuk penerangan jalan di wilayah Jakarta hanya sebanyak 30 persen. Sisanya menggunakan lampu kuning yang menurutnya lebih boros ketimbang LHE.

"Kalau menggunakan lampu kuning berarti penggunaan listrik untuk penerangan jalan jauh lebih besar dari LHE. Ini harus diubah agar bisa hemat listrik sehingga listriknya bisa dialirkan ke perumahan warga yang saat ini justru masih banyak yang belum teraliri," pungkas Manoppo.


(SAW)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA