Agustus 2016, Ekspor Perhiasan Permata Jatim Naik 22,74%

Amaluddin    •    Sabtu, 17 Sep 2016 11:19 WIB
ekspor
Agustus 2016, Ekspor Perhiasan Permata Jatim Naik 22,74%
Ilustrasi permata perhiasan. (FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Surabaya: Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) menyebut ekspor perhiasan permata Jatim pada Agustus 2016 mencapai USD337,221 juta. Jumlah itu naik 22,74 persen dibanding periode yang sama 2015 yang hanya mencapai USD197,665 juta.

"Naiknya ekspor perhiasan ini karena tingginya permintaan dari dua negara, yakni Swiss dan Jepang," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jatim, Satriyo, di Surabaya, seperti diberitakan Sabtu (17/9/2016).

Pada Agustus 2016, BPS Jatim mencatat ekspor perhiasan permata ke Swiss mencapai USD1,83 miliar, dan ke Jepang mencapai USD1,68 miliar. Selain perhiasan permata, ekspor Jatim pada Agustus juga didominasi kayu dan barang dari kayu sebesar USD101,92 juta; ikan dan udang sebesar USD85,03 juta; lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD82,22 juta, serta bahan kimia organik sebesar USD70,85 juta.

"Kemudian bahan kimia organik USD70,845 juta, kertas/karton USD67,580 juta; daging ikan olahan USD50,391 juta. Selanjutnya tembaga USD46,964 juta, berbagai produk kimia USD45,275 juta, dan mesin peralatan listrik USD43,555 juta," bebernya.

Komoditi utama dari kelompok barang perhiasan/permata (HS 71) adalah perhiasan logam mulia lainnya senilai USD292,51 juta yang naik 93,49 persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan di kelompok kayu dan barang dari kayu (HS 44) komoditi utamanya adalah kayu termasuk strip dan frieze dari non conifer lainnya untuk lantai papan senilai USD35,71 juta, naik 67,92 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dan pada kelompok ikan dan udang (HS 03) komoditi utamanya adalah udang Vanamei, senilai USD28,84 juta atau naik 47,16 persen dibandingkan Juli 2016.

Sementara negara tujuan ekspor produk nonmigas Jatim Agustus 2016 yang terbesar adalah Jepang, dengan nilai ekspor mencapai USD208,21 juta, diikuti Swiss dengan nilai ekspor USD196,11 juta. Berikutnya adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor USD185,75 juta. Sedangkan untuk negara ASEAN tujuan ekspor komoditi nonmigas utama Jatim adalah Malaysia dengan nilai ekspor mencapai USD69,73 juta.

Diikuti Singapura dengan nilai USD48,73 juta dan Thailand senilai USD33,15 juta. Sementara untuk negara Uni Eropa tujuan utama ekspor Jawa Timur adalah ke Belanda dengan nilai ekspor USD28,83 juta atau turun 24,16 persen dibanding bulan sebelumnya, dan Jerman senilai USD24,54 juta serta Italia dengan ekspor sebesar USD15,06 juta.

Sedangkan Ekspor Jatim pada Agustus 2016 mencapai USD1,618 miliar atau naik 49,50 persen dibanding ekspor Juli 2016 yang hanya USD1,082 miliar. Sementara itu secara kumulatif, nilai ekspor Januari sampai Agustus 2016 mencapai USD12,885 miliar atau naik 9,38 persen dibanding ekspor periode yang sama di 2015 yang hanya USD11,780 miliar.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA