Jadi Hub Logistik Asia Pasifik, DJBC Gelar JILSE 2016

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 19 Oct 2016 12:55 WIB
pusat logistik berikat
Jadi Hub Logistik Asia Pasifik, DJBC Gelar JILSE 2016
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi (FOTO: MTVN/Suci Sedya Utami)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara serius terus mewujudkan visi Indonesia menjadi hub logistik Asia Pasifik. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar acara bertajuk 'Jakarta International Summit and Expo' (JILSE).

Baca: Bos Bea Cukai Perintahkan Jajarannya untuk tak Pikirkan Tunjangan

Acara ini dihadiri oleh Menko Perekomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Acara ini diharapkan bisa mewujudkan visi Indonesia dan nantinya berkontribusi terhadap akselerasi perekonomian Tanah Air di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi mengatakan, gelaran ini merupakan sarana untuk membagi pandangan dan menemukan solusi terkait permasalahan logistik yang dibungkus dengan diskusi.

Baca: Pemerintah Ubah Kawasan Berikat Jadi Pusat Logistik

"Diharapkan setelah ini makin banyak lagi komoditas yang disimpan di Pusat Logistik Berikat (PLB) sehingga tujuan menjadikan Indonesia sebagai hub utama dapat terwujud," kata Heru, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Ia mengakui performa logistik di Indonesia masih kurang kompetitif, dan kurang akses pasar terhadap pengembangan industri kecil dan menengah. Kondisi semacam itu yang menjadi faktor penghambat bagi Indonesia dalam membuat satu sistem logistik nasional yang dikemas dalam PLB.


Pusat Logistik Berikat (PLB) (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)


Padahal PLB ini nantinya akan mendukung distribusi logistik yang murah dan efisien, mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, dan menjadikan Indonesia sebagai hub logistik Asia Pasifik. Pada akhirnya, kondisi semacam ini bisa memperbaiki laju perekonomian secara nasional.

Baca: Strategi Bos Bea Cukai Tanggapi Arahan Presiden

Lebih jauh, JILSE 2016 akan berlangsung selama tiga hari dan akan diisi dengan delapan sesi tematik konferensi internasional dan acara konferensi puncak logistik dengan perkiraan peserta sebanyak 1.500 orang, serta pameran logistik internasional.

 


(ABD)