Menaker Dorong Pembentukan Koperasi Pekerja

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 19 Feb 2019 18:44 WIB
berita kemenaker
Menaker Dorong Pembentukan Koperasi Pekerja
Menaker Hanif Dhakiri menerima Koperasi Pekerja Buruh Indonesia (KOPBI) di kantor pusat Kemenaker. (Foto: Dok. Kemenaker)

Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mendorong dibentuknya koperasi pekerja. Diharapkan, koperasi pekerja mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh Indonesia dan menjadi lembaga yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui koperasi pekerja, Hanif optimistis pekerja/buruh semakin cepat memeroleh peningkatan kesejahteraan dan ekonominya terorganisir menjadi lebih baik. 

"Kami yakin, koperasi bisa menjadi salah satu pilar terwujudnya kesejahteraan kaum pekerja pada masa depan," ujar Hanif Dhakiri, saat menerima Ketua Umum Koperasi Pekerja Buruh Indonesia (KOPBI) Adi Mahfud di kantor pusat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.

Hanif berpendapat pekerja atau buruh memiliki kontribusi besar untuk menopang perekonomian negara. Selain sebagai penggerak ekonomi, juga pelaku utama pembangunan. Jumlah buruh/pekerja yang sangat besar menjadi salah satu kekuatan utama dalam menentukan arah perekonomian negara secara keseluruhan.

"Untuk membangun kemandirian ekonomi dan menyejahterakan pekerja/buruh, maka sangat positif dibentuknya koperasi pekerja," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Adi menjelaskan KOPBI merupakan koperasi konsumen berskala nasional dengan jasa pendukung distribusi, pemasaran, transportasi, dan simpan pinjam. Visi KOPBI ingin menjadikan koperasi yang terpercaya dengan memberikan manfaat lebih dan bernilai terhadap pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan para anggota, serta turut berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara misi KOPBI ingin memberikan pelayanan prima kepada pelanggan dan anggota, menyediakan produk dan jasa pangan, papan, dan kebutuhan utama para anggotanya dengan harga dan kualitas yang bersaing.

"KOPBI juga ingin menyediakan produk dan jasa pembiayaan yang komprehensif, kompetitif, mudah diperoleh, dan aman sesuai kebutuhan anggotanya," kata Adi Mahfud.

Saat ini, jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Terdiri atas 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 pekerja perempuan.



(ROS)