Kinerja Perdagangan RI Defisit USD0,67 Miliar di Januari

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 15 Feb 2018 12:42 WIB
bpsneraca perdagangan indonesia
Kinerja Perdagangan RI Defisit USD0,67 Miliar di Januari
Kepala BPS Suhariyanto. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari 2018, kinerja perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD0,67 miliar atau setara Rp9 triliun (kurs Rp13.568 per USD).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit tersebut disebabkan karena nilai impor yang lebih tinggi dibanding nilai ekspor di Januari yang masing-masing sebesar USD15,13 miliar dan USD14,45 miliar.

"Karena Januari impor kita tinggi, maka neraca dagangnya mengalami defisit USD0,67 miliar," kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Februari 2018.

Adapun bila ditelisik lebih dalam, sumbangan terbesar dalam defisit kali ini berasal dari sektor migas yang mengalami defisit USD0,85 miliar. Sementara nonmigas tercatat surplus USD0,18 miliar.

Pada Januari ini, perdagangan Indonesia masih mengalami defisit terhadap Tiongkok sebesar USD1,83 miliar, Thailand USD0,21 miliar dan Australia USD0,178 miliar.

Namun demikian, Indonesia masih tercatat surplus terhadap Amerika Serikat USD0,78 miliar, India USD0,73 miliar, dan Belanda USD0,17 miliar.

 


(AHL)