Tiga Hari, TEI Cetak Kontrak Dagang USD220 Juta

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 13 Oct 2017 17:38 WIB
trade expo indonesia
Tiga Hari, TEI Cetak Kontrak Dagang USD220 Juta
Utusan Kementerian Perdagangan di Gelaran TEI 2017. (FOTO: Dokumentasi Humas Kemendag)

Metrotvnews.com, Tangerang: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat misi pembelian (buying mission) kontrak dagang yang ditandatangani selama tiga hari gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 sebesar USD220 juta.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda menyebutkan, pada hari pertama kontrak dagang tercatat sekitar USD17 juta. Kemudian pada hari kedua tercatat sebesar USD154 juta, dan hari ini sekitar USD49,58 juta.

"Jadi totalnya sampai sekarang sudah USD220 juta," kata Arlinda di ICE BSD, BSD City, Tangerang, Jumat 13 Oktober 2017.

Angka tersebut belum termasuk memorandum of understanding (MoU) kontrak dagang sebelum perhelatan TEI 2017. Dengan angka tersebut, Kemendag menargetkan kontrak dagang yang ditandatangani mencapai USD1,1 miliar.

Jika dibandingkan tahun lalu, menurut Arlinda, transaksi tahun ini ditargetkan akan lebih besar. Sebab, berdasarkan catatan tahun lalu, transaksi yang dibukukan hanya USD207 juta atau sekitar Rp2,7 triliun.

"Artinya jumlah itu cukup meningkat. Mungkin daya tariknya terkait dengan lokasi dan tempatnya cukup nyaman. Kami juga mendorong para perwakilan perdagangan di luar negeri maupun para perwakilan KBRI untuk bisa berikan pendekatan pada pelaku usaha untuk beli barang-barang Indonesia," jelas dia.

Saat ini, tambah Arlinda, tim terus bergerilya untuk menggaet pembeli. Hari ini beberapa perusahaan Indonesia melakukan penandatanganan dengan perusahaan-perusahaan asal Thailand, Mesir, dan Saudi Arabia.

"Ada Thailand, Mesir, dan Saudi Arabia," ucap dia.

Masing-masing negara pun, tutur dia, berencana melakukan impor berbagai barang dari Indonesia "Thailand itu ada balsem atau salep, ada juga kemudian Mesir ini kopi USD30 juta. Saudi Arabia itu wooden sekitar USD1,3 juta," pungkas dia.

 


(AHL)