Tabungan Haji BNI Syariah Capai Rp1,4 Triliun per Juni 2018

Husen Miftahudin    •    Rabu, 12 Sep 2018 17:39 WIB
bni syariah
Tabungan Haji BNI Syariah Capai Rp1,4 Triliun per Juni 2018
Ilustrasi BNI Syariah. (FOTO: MI/Ramdani)

Jakarta: PT Bank BNI Syariah terus mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir 2018. Per Juni 2018, total dana tabungan BNI Baitullah iB Hasanah mencapai Rp1,4 triliun.

"Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah sudah Rp1,4 triliun di Juni 2018. Meningkat 34 persen dibandingkan periode Juni 2017 yaitu sebesar Rp1,05 triliun," ujar Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 12 September 2018.

BNI Baitullah iB Hasanah merupakan tabungan dengan akad mudarabah atau wadiah yang dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi menunaikan ibadah haji (reguler/khusus) dan merencanakan ibadah umrah sesuai keinginan penabung dengan sistem setoran bebas atau bulanan.

Di sisi lain, sambungnya, program Indonesia Berhaji diyakini mampu meningkatkan dana tabungan Baitullah iB Hasanah. Dia berharap tabungan BNI Baitullah iB Hasanah dapat mencapai target sebanyak Rp1,5 triliun pada akhir 2018.

BNI Baitullah iB Hasanah merupakan tabungan haji dan umrah yang dikelola secara syariah. Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah BNI Syariah memberikan dua pilihan akad, yakni wadiah (titipan), bebas biaya administrasi dan mudarabah (bagi hasil), dan dikenakan biaya administrasi.

"Jika memilih tabungan dengan akad wadiah, nasabah dapat membuka pembukaan rekening cukup dengan setoran awal Rp100 ribu. Sedangkan untuk akad mudarabah, syarat pembukaan rekening sebesar Rp500 ribu," ucapnya.

Selanjutnya, nasabah yang memiliki tabungan BNI iB Baitullah Hasanah akan mendapatkan Kartu Haji dan Umrah Indonesia. Kartu ini dapat digunakan di ATM dan merchant yang berlogo Mastercard di Tanah Suci dan seluruh dunia.

"Ini sebuah program perencanaan keuangan yang baik dan komitmen untuk merealisasikan niat untuk berhaji," tutup Dhias.


(AHL)