Bank Besar Diminta Jaga Keseimbangan Likuiditas Pasar

Desi Angriani    •    Selasa, 15 May 2018 19:45 WIB
Bank Besar Diminta Jaga Keseimbangan Likuiditas Pasar
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Medcom.id/Desi Angriani).

Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dalam pertemuan Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) meminta bank-bank besar untuk menjaga likuiditas pasar. Salah satunya dengan menjaga keseimbangan likuiditas antara bank-bank BUKU III dan IV dengan bank BUKU I dan II.

Bank BUKU IV dan III merupakan kelompok pemain utama di industri perbankan dengan modal inti pada kisaran Rp5 triliun-Rp30 triliun. Sementara Bank BUKU II dan BUKU 1 memiliki modal yang lebih rendah yakni dalam rentang Rp1 triliun sampai Rp5 triliun.

"Kami mohon pertanggungjawaban dari Bapak Ibu untuk bangun industri yang sehat. Bank-bank bisa extend facility, kan bisa menggunakan jaminan (underlying), bisa menggunakan Surat Berharga Negara ataupun Sertifikat Bank Indonesia," ujar Agus saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.  

Menurutnya selama ini terdapat perbedaan mencolok antara bank-bank besar dan bank-bank kecil.  Fragmentasi yang besar tersebut dikhawatirkan membuat bank kecil berlomba untuk menaikkan bunga deposito lantaran bank-bank besar menguasai pasokan likuiditas.

"Dengan likuiditas itu mereka bisa masuk ke money market," terang Agus.

Sementara itu, Ketua Umum Perbanas Kartiko Wirjoatmodojo mengatakan peran bank besar dalam menjaga likuiditas dapat dilakukan dengan membeli atau menerbitkan instrumen pendanaan, seperti NCD, surat berharga komersial, maupun pinjaman langsung antarbank dengan agunan.

"Bisa NCD, CP, direct lines ke money market yang tanpa jaminan dan dengan jaminan ke SBI dan SBN," ungkap Tiko.
(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA