Jangan Takut, HET Tiga Komoditi Berlaku hingga September

Annisa ayu artanti    •    Senin, 17 Apr 2017 20:13 WIB
harga sembakokebutuhan pokokbahan pokok
Jangan Takut, HET Tiga Komoditi Berlaku hingga September
Mendag Enggartiasto Lukita saat sidak ke ritel modern. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menyerbu tiga komoditas? yang sudah diberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebab, harga ini akan tetap sampai September.

Hal itu dikatakannya lantaran sering kali di retail kecil seperti Indomart dan Alfamart, penjualan dua komoditi yakni minyak goreng dan gula seringkali kehabisan stok sehingga ada pembatasan dalam setiap pembeliannya.

"Minyak goreng sebenarnya sudah oke, hanya yang jadi persoalan distribusinya masih belum massif di beberapa toko terjadi kekuragan stok. Karena ternyata demand tinggi sekali," kata Enggartiasto di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta, Senin 17 April 2017.

Baca: Kemendag Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Kebutuhan Pokok

Enggartiasto menjelaskan, kekurangan stok di Indomart dan Alfamart itu terjadi karena masyarakat salah mengira. Menurut Enggar, mereka mengira HET yang ditetapkan pemerintah untuk tiga komoditas tersebut hanya musiman atau promosi dalam jangka waktu tertentu. Sehingga mereka langsung menyerbu retail-retail tersebut.

"Mereka khawatir ini hanya promosi dan berlaku seasonal. Maka dari itu kami mohon bantuan rekan media bahwa ini berjalan dan kami akan evaluasi September. Harga ini sampai Lebaran tetap berjalan dengan harga yang ada," ujar dia.

Baca: Masih Ada Ritel belum Terapkan Harga Eceran Tertinggi

Menanggapi tentang pembatasan pembelian untuk tiga komoditas tersebut di retail kecil, politisi Partai NasDem ini mengiyakannya. Ia menuturkan, pembatasan ini dilakukan agar masyarakat yang lain juga bisa membeli selagi produsen minyak goreng dan gula melakukan packaging.

"Ya, karena tadi saya sampaikan mereka belum siap packaging-nya. Sekarang kita minta mereka siapkan supaya packaging semua merata. Kita sudah minta mereka untuk segera salurkan percepat mempaketkan itu, kemasannya kan khusus. Demikian juga dengan gula," tutup dia.

 


(AHL)