Wapres Minta Pemda Permudah Izin Pembangunan Rumah Murah

Dheri Agriesta    •    Senin, 20 Mar 2017 18:34 WIB
perumahan
Wapres Minta Pemda Permudah Izin Pembangunan Rumah Murah
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono - ANT/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah getol mendukung pembangunan rumah murah untuk masyarakat. Pemerintah sudah melakukan sejumlah upaya untuk memuluskan itu. 

Salah satunya dengan mengeluarkan paket ekonomi untuk mendukung program pembangunan rumah murah. Tapi, kebijakan itu belum sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun telah menyurati Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk mempermudah izin pembangunan rumah murah itu. "Pak Wapres sudah mengeluarkan surat kepada Mendagri dan Mendagri sudah mengeluarkan edaran," kata Basuki di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.

Ia menjelaskan, setelah surat edaran keluar beberapa pemerintah daerah mulai menjalankan konsep paket ekonomi tersebut dengan menyederhanakan perizinan. Kalla juga melakukan pendekatan kepada pengusaha terkait program ini.

"Semua harus ada upaya, harus ada inovasi pengusaha untuk bisa meyakinkan pemerintah daerah bahwa ini kebutuhan rakyat," kata Basuki.

Basuki menjelaskan, papan merupakan salah satu prioritas pemerintah saat ini. Dengan jumlah 250 juta penduduk, setidaknya dibutuhkan 50 juta rumah yang harus dibangun.

Ditambah pertumbuhan penduduk sebesar 1,5 persen, membuat pemerintah membutuhkan 750 ribu rumah per tahun. Hal ini membuat pemerintah harus memikirkan dua hal, target 50 juta rumah dan ketersediaan rumah per tahun.

"Oleh karena itu beliau memberikan arahan, apapun Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) bangun saja karena pasti ada pasarnya. Termasuk anggaran pemerintah, siapapun pemerintahnya pasti akan ada program pembangunan rumah, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini," jelas Basuki.


(REN)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA