Menko Luhut Sebut Indonesia Butuh Ilmuwan Teknologi

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 15 Feb 2018 08:32 WIB
pertumbuhan ekonomitenaga kerjaekonomi indonesiatenaga kerja asing
Menko Luhut Sebut Indonesia Butuh Ilmuwan Teknologi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman menyebut Indonesia membutuhkan ilmuwan-ilmuwan dibidang teknologi. Hal tersebut terkait rencana pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memberikan kelonggaran bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk masuk ke Indonesia.

"Di bidang teknologi tinggi, misalnya, ilmuwan-ilmuwan hebat yang kita butuh. Kalau kita butuh dia (ilmuwan) untuk lima tahun mengajar di sini ya biar saja dia tinggal lima tahun, asal masih tetap terikat dengan IPB, UI, atau sekolah tinggi lainya" ujar Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Ia mengatakan, jika biasanya TKA yang bekerja harus memperpanjang masa tinggalnya setahun sekali maka kini izin tinggal akan disesuaikan dengan kontrak kerja.


Sumber: Kemenaker

"Kalau dia kerja di sini kontraknya tiga tahun ya kita kasih visa tiga tahun, tiga tahun Kartu Izin Tinggal Terbatasnya (Kitas). Untuk apa setiap tahun dikasih perubahan-perubahan nanti malah sumber macam-macam," tutur Luhut

Dengan Perpes tersebut, masih kata Luhut, TKA yang ingin bekerja di Indonesia harus berkoordinasi dengan perusahaan terkait terutama kepada pemerintah.

"Perusahaan yang kontrak dengan dia (TKA) harus melapor ke pemerintah. Jika TKA sudah tidak bekerja lagi, jadinya perusahaan ini yang kita suruh mengamankan dan pemerintah bisa mencabut visa atau Kitas," tegas Luhut.


Sumber: Pasal 42 UU No 13 Tahun 2013/Komisi IX DPR/Tim MI


Menko Perekonomian Darmin Nasution sebelumnya mengatakan, dalam menyusun draf Perpres tersebut, pihaknya tengah mengkaji ulang syarat-syarat bagi tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia.

"Akan ada Perpres, tapi memang masih banyak yang perlu diselesaikan urusan imigrasinya terkait izin tinggal, visa dan lain-lain," pungkas Darmin


(ABD)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

20 hours Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA