Target Swasembada Kedelai 2018, Kementan Tanam Serentak di 20 Provinsi

M Studio    •    Jumat, 06 Oct 2017 21:20 WIB
berita kementan
Target Swasembada Kedelai 2018, Kementan Tanam Serentak di 20 Provinsi
Grobogan ditargetkan menjadi pusat kedelai nasional (Foto:Dok.Kementan)

Metrotvnews.com, Grobogan: Pemerintah menargetkan tanam kedelai seluas 500 ribu hektare dengan anggaran APBNP 2017 yang dipusatkan di 20 provinsi.

Beberapa di antaranya yaitu Sumatera seluas 153 ribu hektare, Jawa 130 ribu hektare, Kalimantan 27 ribu hektare, Sulawesi 110 ribu hektare, dan NTT dan NTB masing-masing 40 ribu hektare.

Target tanam serentak ini merupakan bagian dari program upaya khusus (upsus) swasembada  padi, jagung dan kedelai (pajale) dengan memanfaatkan lahan bekas pertambangan, perkebunan TBM, lahan kering, lahan bera, lahan tidur, lahan pasang surut dan lahan eks PATB jagung.

Setelah berhasil dengan swasembada beras tahun 2016, dan hingga triwulan ketiga 2017 tidak ada rekomendasi  impor jagung, maka pemerintah menargetkan pada 2018 mampu swasembada kedelai.

"Semula target swasembada kedelai tahun 2019, tapi target kami majukan dan kami akan berupaya keras untuk pencapaiannya tahun 2018, " kata Gatot Irianto, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian  Pertanian.

Grobogan masuk dalam program 500 ribu hektare dengan luas area tanam 17 ribu hektare. Potensi besar varietas Grobogan dengan keunggulan usia tanaman yang pendek 76 hari, berat  biji kedelai 18 gram per 100 biji, dan rata-rata produksi 3,4 ton hektare menjadikan Kabupaten Grobogan sebagai sentral penghasil kedelai berkualitas.



"Untuk menjadikan Grobogan pusat kedelai nasional, maka areal 20 ribu hektare ditingkatkan menjadi 100 ribu hektare. Hal ini juga akan mengurangi ketergantungan impor kedelai secara bertahap," ujar Gatot.

Pada kesempatan tanam perdana bersama petani, Gatot kembali mengingatkan pentingnya peran petugas Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) menggunakan open camera agar data pertanian tercatat dengan baik. Selama ini banyak data penanaman yang belum tersimpan.

Saat ini, Grobogan merupakan daerah penghasil kedelai terbesar di Jawa Tengah dengan kontribusi 30 persen untuk Jateng, dan 4,9 persen untuk kebutuhan nasional.


(ROS)