JBT Minta Perbankan Perbanyak Penjualan Uang Elektronik

   •    Senin, 09 Oct 2017 15:32 WIB
transaksi non tunai
JBT Minta Perbankan Perbanyak Penjualan Uang Elektronik
E-money (ANT Puspa Perwitasari)..jpg

Metrotvnews.com, Denpasar: PT Jasamarga Bali Tol (JBT) meminta perbankan memperbanyak penjualan dan pelayanan isi ulang uang elektronik khususnya di gerbang Tol Bali Mandara seiring permintaan yang tinggi sejak pemberlakuan pembayaran nontunai 100 persen mulai 1 Oktober 2017.

"Pengguna jalan tol sangat kooperatif dan tertib membeli maupun isi ulang uang elektronik di gerbang tol. Hal ini menunjukkan bahwa kelancaran dan kenyamanan transaksi sudah menjadi kebutuhan bersama," kata Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol Akhmad Tito Karim dikutip dari Antara, Senin 9 Oktober 2017.

Menurut dia berdasarkan data perbankan penerbit uang elektronik pada periode 1-7 Oktober 2107 memperlihatkan hasil penjualan yang selalu melebihi rencana dari yang disiapkan setiap hari sebanyak 4.000 kartu, realisasinya mencapai 5.400 atau rata-rata melonjak 36 persen dari rencana.

Melihat data penjualan tersebut pihaknya meminta perbankan untuk menyediakan lebih banyak kartu uang elektronik khususnya pada awal-awal pemberlakuan transaksi nontunai di tol.

Sementara itu setelah sepekan penerapan transaksi nontunai di Tol Bali Mandara, Tito menyebutkan transaksi di gerbang tol berjalan dengan baik. Antrean kendaraan yang biasanya cukup panjang setiap pagi, kini sudah mulai lancar. Menurut Tito situasi itu bisa menggambarkan bahwa di banding daerah-daerah lain, masyarakat Bali lebih siap menuju masyarakat nontunai.

Meski demikian, Tito mengakui berdasarkan hasil evaluasi bagian operasi, saat ini masih ada kepadatan saat bertransaksi. Hal itu, kata dia dikarenakan masih ada pengguna jalan tol yang belum memiliki uang elektronik atau sudah memiliki tetapi saldonya kurang.

"Kondisi yang demikian itu kadang-kadang membuat transaksi melambat dan terjadi antrean kendaraan namun hal tersebut masih tergolong wajar di masa peralihan dari tunai ke nontunai," katanya.

Ia berharap pada masa selanjutnya seluruh pengguna Tol Bali Mandara menyiapkan uang elektronik dengan saldo yang cukup untuk kenyamanan dan kelancaran transaksi tol.
 
"Kami menyampaikan rasa syukur dan memberikan apresiasi kepada masyarakat pengguna Tol Bali Mandara yang sudah bersama ikut serta menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai," pungkas dia.


(SAW)