Banyuwangi Berbenah Diri Jelang Agenda IMF-Bank Dunia

Amaluddin    •    Jumat, 09 Mar 2018 11:25 WIB
imf-world bank
Banyuwangi Berbenah Diri Jelang Agenda IMF-Bank Dunia
Kawasan Gunung Ijen yang akan menjadi salah satu destinasi wisata delegasi IMF-Bank Dunia. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Surabaya: Pemerintah pusat terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Annual Meeting IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018.

Kabupaten Banyuwangi yang akan menjadi daerah penyangga Bali juga menjadi sasaran program percepatan pembenahan infrastruktur guna menyambut sekitar 15 ribu delegasi dari 189 negara tersebut.

Beberapa hari setelah peninjauan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo ke Banyuwangi, tim teknis dari Kemenko Maritim dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) langsung bergerak.

"Kami berterima kasih dengan langkah pemerintah pusat yang tak perlu lama menangani masalah. Begitu ditinjau, melihat dan memetakan apa yang perlu ditangani, mereka sekarang langsung menurunkan tim teknisnya untuk segera mengambil langkah pembenahan," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam siaran persnya, Jumat, 9 Maret 2018.

Anas menuturkan saat peninjauan oleh Menko Luhut yang juga ketua panitia pertemuan IMF-Bank Dunia, Pemkab Banyuwangi membahas sejumlah infrastruktur pendukung di sejumlah destinasi wisata.

Destinasi yang sempat dipaparkan itu nantinya akan menjadi salah satu destinasi yang akan dikunjungi sebagian delegasi pertemuan yang terdiri atas para menteri ekonomi, gubernur bank sentral, dan ekonom dari 189 negara se-dunia.

Beberapa infrastruktur yang diajukan Banyuwangi untuk didukung oleh pemerintah pusat antara lain pembangunan sarana pendukung dan pembenahan jalan akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan Banyuwangi, yakni kawasan Taman Nasional Meru Betiri dan Pantai Sukamade, Taman Nasional Alas Purwo, dan kawasan Gunung Ijen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya Mujiono menambahkan tim teknis dari pusat tersebut berada di Banyuwangi sejak Kamis, 8 Maret 2018. Saat tiba di Banyuwangi, tim teknis tersebut langsung terpecah menjadi dua rombongan meluncur ke lokasi wisata TN Alas Purwo dan TN Meru Betiri.

"Mereka juga meninjau Pantai Marina Boom dan bersama-sama mendaki Gunung Ijen. Untuk tim teknis dari Kementrian PUPR mereka fokus pada kawasan Ijen," jelas Mujiono.

Mujiono melanjutkan mereka akan di Banyuwangi selama dua hari untuk survey sekaligus memetakan sarana dan prasarana pendukung apa saja yang perlu segera ditangani pusat.

"Kemarin tiba di bandara kami langsung mengadakan pertemuan. Dalam rapat itu, kami mensinkronkan dengan pusat apa saja yang perlu segera dibenahi. Hasil dari kunjungan ini akan menjadi materi final rapat bersama Menko Maritim yang rencananya akan diagendakan minggu depan di Jakarta," kata Mujiono.

 


(AHL)