Indonesia-Korsel Naikkan Nilai Perdagangan ke USD30 Miliar

Ilham wibowo    •    Selasa, 19 Feb 2019 16:18 WIB
indonesia-korsel
Indonesia-Korsel Naikkan Nilai Perdagangan ke USD30 Miliar
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Dok :Medcom.

Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyakini nilai ekspor ke Korea bakal meningkat. Kedua negara telah sepakat meningkatkan nilai perdagangan hingga USD30 miliar dalam tiga tahun. 

Komitmen tersebut dituangkan dalam Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK CEPA). Penandatanganan kesepakatan IK-CEPA dilakukan Enggar bersama Menteri Perdagangan Korea Kim Hyun Chong. Acara juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembing serta delegasi bisnis dari kedua negara. 

"Kedua belah pihak nanti akan menyepakati penurunan tarif (pajak perdagangan) dan berbagai fasilitas lain yang diberikan," ujar Enggar usai acara di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019. 

Menurut Enggar IK-CEPA merupakan momentum yang baik untuk peningkatan ekspor. Pelaku usaha dari kedua negara juga difasilitasi menyampaikan masukan dalam forum bisnis. 

"Bisnis forum ini berjalan sebagai working group juga untuk mengatasi berbagai hal yang bisa ditemukan mengganggu perdagangan dan investasi," ungkapnya.  

Nilai perdagangan Indonesia bersama Korea ditargetkan bisa mencapai USD30 miliar hingga 2022. Target tersebut merupakan  realisasi diplomasi ekonomi Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Moon Jae In pada November 2018 di Singapura. 

Enggar menambahkan, segmen IK-CEPA berlaku pada seluruh produk perdagangan yang dibutuhkan kedua negara. Nilai investasi pun dipastikan bakal terus meningkat.  

"Segmen investasi banyak, kemudain kita bicarakan global supply chain-nya, kita beri kesempatan kemudahan-kemudahan investasi, otomotif dan elektronik misalnya," ucap Enggar. 





(SAW)