Korban Gempa dan Tsunami Palu Memperoleh Kelonggaran Kredit

   •    Jumat, 05 Oct 2018 10:59 WIB
Gempa Donggala
Korban Gempa dan Tsunami Palu Memperoleh Kelonggaran Kredit
Anggota tim penyelamat dari Manggala Agni mencari korban gempa dan tsunami di kawasan Kampung Petobo, Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi kelonggaran kredit bagi nasabah industri jasa keuangan yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Deputi Komisaris bidang Strategi dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan keringanan sejumlah tagihan berkaitan dengan pembiayaan debitur merupakan bagian dari pemulihan korban pascagempa.

"Saat ini kami memiliki kredit yang diberikan di tiga daerah terdampak. Kami masih menunggu rekapitulasi angka dari seluruh plafon kredit yang daerahnya terdampak," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 5 Oktober 2018.

Data sementara, kata Anto, kredit di tiga daerah terdampak ada sekitar Rp16,2 triliun dan bukan merupakan kredit yang harus direstrukturisasi. Ia memastikan meski jumlahnya besar, plafon kredit yang berada di tiga daerah terdampak bencana hanya 0,3 persen dari jumlah total kredit nasional.

"Jadi kalau dari angka tidak banyak berpengaruh," ungkapnya.

Kebijakan tersebut menurut Anto selaras dengan Peraturan OJK Nomor 45 Tahun 2017 tentang Perlakuan Khsuus terhadap Kredit atau Pembiayaan Bank bagi Daerah tertentu di Indonesia yang terkena Bencana alam. 

Hal lain adalah memberikan kemudahan bagi bank untuk melakukan restrukturisasi terhadap nasabahnya yang terdampak bencana. OJK memberikan waktu selama tiga tahun bagi bank untuk dapat ditangani sesuai dengan kondisi masing-masing debitur. 

"Secara internal bank punya aturan sendiri untuk restrukturisasi. Yang pasti kami memberi batasan waktu selama tiga tahun untuk penilaian kualitas kredit yang terdampak agar mendapat perlakuan khusus," jelasnya.




(MEL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

5 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA