Darmin: Rekomendasi Impor Jagung dari Kementan

Desi Angriani    •    Kamis, 08 Nov 2018 07:16 WIB
panen jagungekonomi indonesiajagung
Darmin: Rekomendasi Impor Jagung dari Kementan
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Pemerintah memutuskan membuka keran impor jagung untuk pakan ternak sebesar 100 ribu ton sampai akhir tahun. Rekomendasi impor tersebut berasal dari Kementerian Pertanian (Kementan) dengan alasan persediaan jagung menipis.

"Yang melakukan impor itu Mendag, tapi rekomendasinya itu Mentan," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Rabu malam, 7 November 2018.

Darmin menuturkan keputusan impor juga didasarkan pada keluhan peternak ayam yang mengaku kesulitan dengan mahalnya harga komoditas jagung. Karenanya, kementerian yang dipimpin Amran Sulaiman bersikeras mendesak pemerintah untuk melakukan impor.

Namun demikian, Darmin sempat mempertanyakan permintaan untuk impor komoditas itu lantaran Kementerian Pertanian mengklaim produksi jagung mengalami surplus.

"Jangan menyalahkan yang lain, kalau harga naik itu ada yang kurang, sederhana saja. Katanya surplus tapi malah minta untuk impor karena harga jagung mahal. Ayo pikirkan sendiri," tegas dia.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya mengatakan rencana impor jagung sebesar 100 ribu ton sebagai alat kontrol untuk menjaga stabiltas harga pakan ternak. Jagung impor hanya akan didistribusikan jika harga pakan mengalami kenaikan tajam. Sebaliknya, jika harga turun, pemerintah tidak akan mengeluarkan jagung impor tersebut ke pasar.


(ABD)