OJK Kembali Ingatkan Masyarakat Waspadai Investasi Bodong

   •    Jumat, 13 Oct 2017 14:06 WIB
ojkinvestasi
OJK Kembali Ingatkan Masyarakat Waspadai Investasi Bodong
Ilustrasi OJK (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Banjarmasin: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Kalimantan kembali mengingatkan agar masyarakat mewaspadai investasi bodong yang kini terus tumbuh dalam berbagai unit usaha. Kewaspadaan diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dengan iming-iming investasi melalui imbal hasil yang sangat tinggi atau tidak wajar.

Kepala Bagian Pengawas Pasar Modal OJK Regional 9 Kalimantan Ali Ridwan mengatakan, saat ini cukup banyak program investasi dengan tujuan mengumpulkan dana masyarakat yang belum mendapatkan izin dari OJK.

"Cukup banyak investasi yang menawarkan program-program yang menggiurkan untuk mempengaruhi masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang tertarik menginvestasikan uangnya," katanya, seperti dikutip dari Antara, Jumat 13 Oktober 2017.

Sayangnya peristiwa tersebut selalu terjadi dan tidak membuat masyarakt jera sehingga tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban program investasi bodong tersebut. Kondisi itu terjadi salah satunya karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bagaimana menginvestasikan uangnya secara benar.

Menurut dia, dari hasil survei OJK di Kalsel pada tahun lalu, tingkat inklusi keuangan sektor pasar modal berada di kisaran 1,25 persen. Artinya dari seratus orang yang disurvei hanya kurang lebih satu orang yang sudah menggunakan produk pasar modal.

Menurut Ali, beberapa hal yang harus dipahami oleh masyarakat saat menginvestasikan dananya untuk lembaga keuangan maupun program investasi lainnya adalah jangan mudah tergiur terhadap penawaran suku bunga yang tidak logis, misalnya, 10 persen per bulan.

"Saat ada orang menawarkan agar masyarakat menginvestasikan uang Rp10 juta dan bakal mendapatkan keuntungan Rp2 juta per bulan, tentu itu sudah tidak wajar, maka sebaiknya dihindari," tegasnya.


(ABD)