Lonjakan Ekspor Dorong Surplus Neraca Perdagangan Sulsel

Andi Aan Pranata    •    Senin, 17 Apr 2017 21:44 WIB
neraca perdagangan indonesia
Lonjakan Ekspor Dorong Surplus Neraca Perdagangan Sulsel
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Vitalis Yogi Trisna)

Metrotvnews.com, Makassar: Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merekam kinerja positif neraca perdagangan provinsi setempat, yang mencatatkan surplus USD9,14 juta selama Maret 2017. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan catatan pada Februari 2017, dengan surplus senilai USD7,14 juta.

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam mengungkapkan, peningkatan surplus neraca perdagangan dipengaruhi lonjakan ekspor senilai 0,83 persen pada periode tersebut. Yakni USD87 juta pada Maret, dibandingkan pada bulan sebelumnya sebesar USD86,29 juta.

Di saat yang sama, nilai impor Sulsel menurun sebesar 1,62 persen, dari USD79,15 juta menjadi USD77,86 juta. "Secara umum, neraca perdagangan Sulsel masih mencatat kinerja positif," kata Nursam pada konferensi pers di Makassar, Senin 17 April 2017.

Lebih lanjut, catatan BPS menunjukkan aktivitas ekspor dan impor Sulsel pada Januari-Maret 2017 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Awal tahun ini ekspor menembus USD265,5 juta atau meningkat 18,86 persen dibandingkan USD223,37 juta di triwulan pertama 2016.

"Pada aktivitas impor, pertumbuhannya mencapai 75,01 persen. Triwulan tahun ini sebesar USD254,47 juta, dibandingkan USD145,4 juta di periode yang sama tahun lalu," ujar Nursam.

Tidak ada perbedaan mencolok pada sumbangan komoditas ekspor Sulsel. Sama dengan sebelumnya, ekspor didominasi nikel, dengan sumbangan USD45,7 Juta atau 52,53 persen dari nilai total. Sebaliknya, bahan bakar mineral mendominasi komoditas ekspor, dengan nilai USD25,75 juta.

Adapun Jepang masih menjadi negara tujuan utama ekspor Sulsel. Ekspor ke negara tersebut tercatat USD50,49 atau 58,03 persen dari total. "Impor terbesar berasal dari Tiongkok, dengan nilai USD25,67 juta," kata Nursam.


(AHL)