BNI Syariah Bidik Pengembangan Wisata Halal

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 17 Jun 2017 11:01 WIB
bni syariah
BNI Syariah Bidik Pengembangan Wisata Halal
BNI Syariah membidik pengembangan wisata halal. (FOTO: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank BNI Syariah membidik pengembangan wisata halal di Indonesia. Rencananya anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI ini akan mengembangkan dua pilot project wisata halal di Padang, Sumatera Barat dan Mataram, Lombok.

"Dari bisnis kita dapat ujroh atau fee based income. Dari financing kita dapat bagi hasil," kata Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati ditemui di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat malam 16 Juni 2017.

Dirinya menambahkan, BNI Syariah bisa bekerja sama dengan lembaga seperti misalnya travel biro untuk mengembangkan wisata halal di daerah tersebut. Dengan kerja sama melalui penyaluran pembiayaan ini, maka diharapkan jika wisata halal semakin berkembang.

Baca: BNI Syariah Siapkan Program Dukung Wisata Halal

Tak hanya menyasar pembiayaan ke lembaga, BNI Syariah akan menawarkan pembiayaan kepada individu yang terkait dengan wisata halal. Pihaknya akan menggandeng pemerintah lokal untuk menghidupkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat yang jadi tempat tujuan wisata.

"Misal ke Padang, apa saja yang wajib dikunjungi. Mulai dari UMKM-nya. Jadi katakan lah di bidang kerajinan, terus rumah makan halalnya. Bahkan kita sedang menginvetarisir untuk hotel syariah yang bisa kita ajak kerja sama," jelas dia.

BNI Syariah berharap kerja sama yang terbangun bukan hanya untuk sektor konsumtif tetapi jiga produktif. Bukan hanya dalam menyediakan pembiayaan, tapi BNI Syariah bisa menyediakan layanan jasa perbankan di lokasi wisata halal tersebut.

Bukan hanya pembiayaan saja tapi juga EDC, terus seluruh produk BNI Syariah mulai dari konsumer sampai yang produktif. Ini sebetulnya awal tahun rencananya. Tapi di April baru sosialisasi di Padang. Jadi ketemu dengan para pengusaha setempat, Insya Allah di kuartal III bisa kita launching," pungkasnya.

 


(AHL)