Nilai Ekspor Karet di Sumut Naik 65,53%

   •    Kamis, 10 Aug 2017 14:04 WIB
eksporbps
Nilai Ekspor Karet di Sumut Naik 65,53%
Petani memanen getah karet di lahan perkebunan (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Metrotvnews.com, Medan: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor karet Sumatera Utara hingga semester I-2017 mengalami kenaikan sebanyak 65,53 persen atau menjadi sebesar USD798, 915 juta. Kondisi kenaikan itu terjadi lantaran didorong kenaikan volume dan harga jual.

"Periode sama 2016, nilai ekspor karet dan barang dari karet Sumut masih USD482, 635 juta," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi, seperti dikutip dari Antara, di Medan, Kamis 10 Agustus 2017.

Menurut dia, kenaikan nilai ekspor karet dan barang dari karet itu didorong oleh naiknya volume dan harga jual. Dengan kenaikan nilai ekspor, kontribusi golongan barang itu ke ekspor Sumut secara keseluruhan menjadi semakin besar atau 17,83 persen.

"Nilai ekspor karet dan barang dari karet itu kedua terbesar setelah lemak dan minyak hewan/nabati," ujarnya.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah menyebutkan, harga ekspor karet pada 2017 memang membaik dibandingkan 2016. Harga ekspor karet di Januari 2017, misalnya, sudah menembus USD2,11 dan di Februari USD2,20 per kg. Harga itu naik tinggi dibandingkan posisi Januari 2016 yang masih sebesar 1, 30 persen.

"Meski harga sudah turun kembali atau tinggal USD1,49 per kg di Juli, tetapi harga di 2017 tetap lebih baik dari 2016," pungkasnya.


(ABD)