Jumlah Penonton Bioskop Tumbuh 2 Kali Lipat

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 29 Jan 2019 20:27 WIB
investasibkpm
Jumlah Penonton Bioskop Tumbuh 2 Kali Lipat
Illustrasi. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat pertumbuhan layar bioskop semenjak Bekraf terbentuk tumbuh signifikan. Dahulu jumlah layar bioskop hanya 900 layar bioskop, lalu pada 2015 tercatat jumlah layar lebih dari 1.600 bioskop.

Wakil Ketua Bekraf Ricy Pesik mengatakan pertumbuhan jumlah layar ini sejalan dengan jumlah penonton film di bioskop yang saat ini juga semakin meningkat. Bekraf mencatat pertumbuhan jumlah penonton sudah meningkat tiga kali  lipat menjadi 50 ribu orang.

"Artinya terjadi peningkatan yang luar biasa yang di sektor film karena ruang pertumbuhannya masih besar," kata Ricy di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019.

Meski jumlah layar sudah tumbuh, Ricy membandingkan, jumlah layar bioskop di Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara-negara lain seperti Tiongkok, Korea, dan Prancis. 

Di Tiongkok jumlah bioskop mencapai 15 ribu. Jumlah layar itu sebanding dengan jumlah penduduknya yang mencapai 1,4 miliar. Sementara di Korea sebanyak 3.000 dengan jumlah penduduk 60 ribu dan Perancis sebanyak 5.000 layar dengan jumlah penduduk 40 juta. 

"Di Indonesia, jumlah penduduknya sebanyak 265 juta jiwa, layar bioskop yang terpasang baru 1.600," sebut dia

Ricy menambahkan, sejauh ini pertumbuhan jumlah layar itu juga didorong karena adanya investasi asing. Menurut investor Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar. Nantinya Bekraf berharap akan lebih banyak lagi investor yang mau berinvestasi untuk membangun layar bioskop di daerah-daerah.

"Jumlah layar 2015 itu 1.600 lebih, naik dua kali lipat. Karena ada asing," tukas dia.



(SAW)