Pembangunan di Bali Harus Merata

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:03 WIB
baliinfrastrukturberita dpr
Pembangunan di Bali Harus Merata
Pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (2/8/2017). Antara Foto/Fikri Yusuf/foc/17.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VI DPR meminta pembangunan di Bali tidak hanya terpusat di satu kawasan. Pembangunan harus merata di seluruh daerah.

Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Gede Sumarjaya Linggih saat pertemuan tim kunjungan kerja Komisi VI dengan Direksi BUMN, antara lain Garuda Indonesia, Angkasa Pura I, dan Pelindo III di Bali, beberapa waktu lalu.

"Kebijakan pemerintah daerah lewat moratorium pembangunan hotel di Bali Selatan hendaknya dijadikan dasar bahwa di Denpasar atau Badung sudah cukup padat," kata Sumarjaya dalam keterangan tertulis, Kamis 10 Agustus 2017.

Klik: PHRI Bali Harapkan Pembangunan Zonasi Hotel

Legislator asal Bali itu mengungkapkan, pengambil  kebijakan seharusnya belajar dari kesalahan metode pembangunan pada masa Orde Baru. Pembangunan hanya memfokuskan pertumbuhan, tanpa mempertimbangkan aspek pemerataan.

Hal itu tentu akan melahirkan inflasi dan harga-harga barang turut melonjak. Sumarjaya juga mempertanyakan apakah sistem pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan berdampak atau tidak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Jika tidak, hal itu sebagai bentuk pemiskinan masyarakat.

Dalam kondisi seperti itu, maka para pengusaha atau konglomerat yang bertahan mengambil peranan. Sebaliknya, masyarakat setempat atau lokal akan tersingkir.

"Apa yang terjadi? Menjual rumah dan tanahnya, karena itu yang paling gampang untuk bermigrasi ke daerah lain, itulah yang disebut marginalisasi masyarakat setempat," tegas Linggih.

Klik: Pemprov Bali Genjot Pembangunan Bandara Buleleng 2015

Sudah saatnya pemerintah memikirkan pemerataan pembangunan di beberapa wilayah Bali lainnya, seperti Karangasem di Bali Timur dan Bali Utara seperti Buleleng dan Bangli.

"Harus ditentukan skala prioritasnya mana yang segera dibangun, apakah daerah-daerah Timur, Utara, atau Barat, yang penting untuk pemerataan pembangunan," tandas dia.


(TRK)