Menkeu Tantang Mahasiswa STAN soal Utang Negara

Desi Angriani    •    Senin, 17 Apr 2017 14:32 WIB
surat utang
Menkeu Tantang Mahasiswa STAN soal Utang Negara
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. MTVN/Desi Anggriani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan perihal pengelolaan utang negara dalam kuliah umum di Politeknik STAN Bintaro. Di hadapan banyak mahasiswa, Sri menantang mereka yang tak setuju dengan utang negara.

"Mahasiswa STAN ada yang ikut demo anti utang enggak? Kalau ada, tolong tunjukkan. Coba nanti kalau ada yang keberatan utang nanti di-list, bikin daftar mahasiswanya nanti organize. Tapi kalau alasan Anda hanya 'tidak suka utang', saya bakal jawab kalau saya juga tidak suka Anda," kata Sri di Aula Gedung G Politeknik STAN, Bintaro, Senin 17 April 2017.

Sri menjelaskan, penerimaan negara melalui pajak Rp1.750 triliun lebih kecil dibandingkan belanja negara Rp2.020 triliun. Hal itu hanya bisa disiasati dengan utang agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terkelola dengan baik.

baca : Perbaikan SUN Cegah Rupiah Melemah Tajam

"Kita mengambil dari masyarakat sebesar Rp1.750 triliun, dan kita belanjakan ke masyarakat Rp2.020 triliun, belanja nya lebih banyak dari penerimaan. Artinya apa? Itu defisit, itu artinya utang," tuturnya.

Namun keberatan tersebut diterima mantan Deputi Gubernur BI ini asalkan mereka mampu memberi alasan jelas terkait penolakan akan utang tersebut. Dia menyebut, anggaran yang digunakan untuk membiayai mahasiswa PKN STAN justru berasal dari pajak negara.

"Tapi kalau Anda enggak suka karena Anda concern tahu persis bisa menjelaskan, saya mau mendengar apa keberatan Anda," tuturnya.

Maka Sri meminta agar lulusan STAN menjaga kredibilitas dan melakukan kewajiban sebagai warga negara, khususnya dalam hal pembayaran pajak.

"Anda kan akuntan, kalau mau ngomong tentang beban, mari kita itung-itungan, ya kan. Satu lagi, jangan sampai nanti kalau anak STAN sudah banyak dapat fasilitas, bilang enggak mau bayar pajak," pungkasnya.





(SAW)