Jelang Ramadan, Permintaan CPO Melonjak

   •    Minggu, 16 Apr 2017 10:54 WIB
cpo
Jelang Ramadan, Permintaan CPO Melonjak
Kelapa Sawit (ANT/Wahyu Putro).

Metrotvnews.com, Medan: Permintaan crude palm oil atau CPO khususnya di dalam negeri tren meningkat dampak mendekati bulan puasa Ramadan.

"Akibat permintaan meningkat, harga jual seperti untuk ekspor sudah di atas USD700 per metrik ton (CIF Rotterdam)," ujar Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun di Medan, dikutip dari Antara, Minggu 16 April 2017.

Sebelummya harga sempat melemah di sekitar USD680 per metrik ton (MT) karena  ada kenaikan produksi. Meski kenaikan produksi nyatanya tidak seperti yang diperkirakan atau tidak banyak, tetapi tetap membuat harga sedikit tertekan.

"Harga baru kembali bergerak naik setelah permintaan mulai meningkat karena mendekati Puasa Ramadan," katanya.

Kalau di 5 April, harga CPO masih USD687,50 per MT, maka 6 April sudah USD700 dan 11 April menjadi USD710.

Kenaikan harga di pasar internasional membuat harga CPO di tender Kantor Pemasaran Bersama (KPB) Nusantara juga ikut menguat atau pada kisaran Rp8.100 per kg diluar PPN.

"Harga jual Rp8.100 per kg itu harga di Pelabuhan Belawan dan Dumai, Riau," kata Derom.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut Gus Dalhari Harahap mengakui produksi tandan buah segar (TBS) yang naik tetapi tidak maksimal. Menurut dia, cuaca merupakan salah satu dampak tidak naik signifikannya produksi sawit petani.

"Petani sangat berharap harga TBS naik terus hingga Ramadan untuk bisa tenang memenuhi kebutuhan uang yang meningkat untuk Lebaran," kata Gus Dalhari Harahap.


(SAW)