Harga Cabai Rawit Lokal di Babel Tembus Rp170.000/Kg

   •    Jumat, 17 Mar 2017 10:40 WIB
harga cabaicabai
Harga Cabai Rawit Lokal di Babel Tembus Rp170.000/Kg
Ilustrasi (MI/PALCE AMALO)

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Harga cabai rawit merah hasil petani lokal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menembus harga Rp170 ribu per kilogram atau lebih tinggi dibandingkan dengan cabai rawit dari luar daerah yang sebesar Rp140 ribu per kilogram.

"Harga cabai rawit lokal mahal, karena rasanya lebih pedas dibandingkan dengan cabai rawit dari luar daerah," kata Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel A Evan Savitri, seperti dikutip dari Antara, di Pangkalpinang, Jumat 17 Maret 2017.

Ia menjelaskan saat ini harga cabai rawit lokal di sejumlah pasar tradisional masih berfluktuasi tinggi di kisaran Rp160 ribu hingga Rp170 ribu dari harga normal Rp70 ribu per kilogram, karena hasil petani lokal kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

Sementara itu, harga cabai rawit merah dari luar masih bertahan Rp140 ribu, cabai rawit hijau Rp50.000 per kilogram, cabai merah biasa bertahan Rp40.000 dan cabai kriting Rp35.000 per kilogram.

"Konsumen lebih meminati cabai lokal, karena lebih pedas dibandingkan dengan cabai dari Jawa dan Sumatera," ujarnya.

Menurut dia cabai lokal lebih pedas karena pengaruh kondisi alam daerah kepulauan dan tanah yang memiliki tinggi keasaman yang tinggi. "Meski belum ada penelitian ilmiah, namun cita rasa cabai ini kemungkinan besar dipengaruhi kondisi alam dan tanah," ungkapnya.

Tidak hanya cabai, kata dia, lada putih hasil petani lokal juga lebih pedas dibandingkan dengan daerah lainnya, sehingga komoditas ini sangat diminati pasar global. "Ini artinya hasil pertanian dan perkebunan daerah ini lebih baik dibandingkan dengan daerah lainnya," pungkasnya.


(ABD)