Darmin: Pusat Logistik Berikat Paket Kebijakan Paling Berhasil

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 19 Oct 2016 15:47 WIB
pusat logistik berikat
Darmin: Pusat Logistik Berikat Paket Kebijakan Paling Berhasil
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: MTVN/Wahyu A. Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pusat logistik berikat (PLB) adalah salah satu kebijakan ekonomi yang implementasinya paling berhasil.

Hal tersebut dikatakan darmin dalam sambutannya di acara Jakarta International Logistics Summit and Expo di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. "PLB adalah paket kebijakan yang paling berhasil implementasinya dari 13 paket yang telah diluncurkan," kata Darmin, Rabu (19/10/2016).




Menurut Darmin, ini berkat dukungan Presiden Jokowi yang memang sangat konsen ingin membenahi tata logistik nasional. Da aktivitas ekonomi yakni infrastruktur, transportasi, tempat penyimpanan berbagai macam bahan baku dan sebagainya.

Baca: Pusat Logistik Berikat Wujudkan Indonesia sebagai Pusat Distribusi Regional di ASEAN

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menambahkan, kehadiran PLB memberikan pengaruh signiffikan tak hanya membuat kegiatan ekonomi lebih efisien namun dapat meningkatkan volume kegiatan ekonomi mesti diakui dia masih didominasi oleh impor.

"Tapi kita sangat ingin ini  berkembang, PLB yang menguntungkan produk dalam negeri sehingga bisa mendorong ekspor," jelas Darmin.

Baca: Presiden Resmikan Pusat Logistik Berikat

Sekadar informasi, pada Maret 2016 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan PLB di kawasan industri Cipta Krida Bahari, Cakung, Cilincing, Jakarta Utara. Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan beroperasinya PLB merupakan bentuk efesiensi dwelling time atau lama waktu barang masuk ke pelabuhan.

PLB merupakan realisasi dari Paket Kebijakan Jilid II yang dikeluarkan pada Oktober 2015. Payung hukum PLB berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PP Nomor 32 Tahun 2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 272/PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA