Menhub Kembali Meminta Bos Lion Air Bebastugaskan Direksi

Husen Miftahudin    •    Kamis, 01 Nov 2018 15:57 WIB
kemenhubLion Air Jatuh
Menhub Kembali Meminta Bos Lion Air Bebastugaskan Direksi
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Medcom/Desi A.

Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kembali meminta Direktur Utama PT Lion Mentari Airlines membebastugaskan empat anak buahnya. Kali ini, satu direksi dan tiga staf Lion Air diminta untuk dibebastugaskan.

Pembebasan tugas yang dijatuhkan kepada empat pegawai Lion Air tersebut berdasarkan surat Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub dengan nomor AU1441. Keempatnya yakni direktur maintenance and engineering, quality control manager, fleet maintenance management manager, dan release engineer PK-LQP.

"Pembebastugasan ini tujuannya adalah agar dalam masa dibebastugaskan mereka fokus mendukung proses investigasi," ujar Budi di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018.

Budi juga meminta agar Lion Air menunjuk pejabat pengganti. Hal tersebut dimaksudkan agar maskapai penerbangan berlogo singa merah tersebut memenuhi aspek kelaikan udara.

"Direktur udara membekukan lisensi dari empat personil tersebut," pungkas Budi.

Sebelumnya, Manajemen Lion Air Group secara resmi memberhentikan Direktur Teknik Lion Air Muhammad Asif pasccainsiden jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Manajemen juga menunjuk Muhammad Rusli untuk menggantikan posisi Muhammad Asif.

Pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang pada Senin, 29 Oktober 2018, sekitar pukul 06.32 WIB. Saat kejadian, pesawat mengangkut total 189 orang. Sebanyak 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dua bayi, dua pilot, dan enam flight attendant (FA) berada dalam pesawat tersebut.

Di pesawat itu terdapat 20 pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Selain itu, terdapat pula empat pegawai PT Timah Tbk dan dua karyawan PT Pelindo II/IPC (Persero) yang turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air.


(SAW)