Menhub: Pembebasan Lahan Kereta Cepat Kelar di April 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 08 Feb 2018 16:26 WIB
kereta cepat
Menhub: Pembebasan Lahan Kereta Cepat Kelar di April 2018
Menhub Budi Karya Sumadi. ANT/Wahyu Putro.

Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui pembebasan lahan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan kelar di April 2018. Kereta cepat ini memerlukan lahan hingga 142 kilometer (km).

"Yang gembira adalah pembebasan lahan sedang berlangsung. Bisa dipastikan pembebasan lahan bisa diselesaikan pada bulan April," ungkap Budi Karya, ditemui di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Pada saat ini, lahan sendiri telah selesai sebanyak 55 km, dari total yang diperlukan 142 km. Setelah rampungnya penyelesaian lahan, maka dana pinjaman dari China Development Bank (CDB) bisa didapatkan.

"Pendanaan dari Tiongkok belum cair tapi sedang menunggu finalisasi masalah tanah, sama kok (nilai investasinya)," jelas dia.

Paling tidak, Budi Karya menyatakan, konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung akan dilaksanakan pada Mei 2018. "Sebenarnya, sekarang sudah mulai (konstruksi), tetapi minor. Seperti land clearing, pasang panel," terang dia.

Pembebasan lahan untuk di DKI Jakarta, Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Arie Yuriwin mengklaim, diharapkan pada Maret sudah selesai. Sedangkan lahan kereta cepat di Jawa Barat diinginkan pada April telah terselesaikan.

"DKI 258 bidang, sekitar 3,1 hektare (ha) telah dibebaskan, tinggal tahapan musyawarah. Untuk Jawa Barat terdapat 6.317 bidang tanah yang sudah diukur dan tinggal menunggu hasil pembebasan lahan," papar Arie.

Memang, lanjut dia, pembebasan lahan kereta cepat dilakukan secara bertahap. Karena, masih ada warga yang belum setuju. Dengan begitu, menjadi kendala tersendiri dalam merealisasikan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.





(SAW)