Suku Bunga BNI Mulai Menyusut

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 08 Nov 2017 18:10 WIB
bni
Suku Bunga BNI Mulai Menyusut
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

M‎etrotvnews.com, Jakarta: Suku bunga kredit perbankan nasional terus mengalami penyusutan hingga delapan basis poin, yakni dari 11,68 persen menjadi 11,6 persen.

Salah satunya dialami oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Suku bunga perseroan tercatat telah turun satu digit di beberapa segmen, seperti suku bunga kredit di sektor infrastruktur.

"Di BNI, bunga untuk kredit infrastruktur sudah single digit di bawah 10 persen. Segmen kredit kecil sampai Rp5 miliar juga sudah single digit. Jadi sudah ada penurunan," ‎kata Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahju Setiawan, saat ditemui bincang-bincang santai bersama wartawan di kantor pusat BNI, Jakarta, Rabu 8 November 2017.

Baca: Suku Bunga Kredit Bank Diharapkan Turun Bertahap di 2018

Dia mengklaim, untuk segmen kredit menengah, perseroan sudah menurunkan tingkat suku bunganya, dari porsi 13-13,5 persen menjadi 11-12 persen. Untuk sektor tersebut, memang belum single digit, karena memikirkan beberapa faktor risiko yang ada.

"‎Tantangannya sekarang ini, bagaimana kita menjaga di bottomline, pendapatan bunga turun tapi kami harus mampu berkembang, karenanya BNI berupaya genjot pendapatan nonbunga, seperti fee based income (FBI)," tutur Putrama.

Walaupun BI dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sudah menurunkan suku bunganya‎, dia menekankan, tapi bank tidak bisa langsung menyusutkan tingkat suku bunganya.

Berdasarkan data suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI, perusahaan memberikan bunga ke kredit korporasi sebesar 10,25 persen, kredit ritel sebesar 9,95 persen, kredit konsumsi KPR sebesar 10,5 persen, serta kredit konsumsi non KPR sebesar 12,5 persen.

 


(AHL)